AI summary
Keamanan siber OT harus menjadi prioritas utama dalam infrastruktur kritis. Kolaborasi antara tim IT dan OT sangat penting untuk mengatasi risiko keamanan siber. Regulasi seperti NIS2 Directive dan NERC CIP menunjukkan pentingnya perlindungan terhadap lingkungan OT. Ian Bramson, Wakil Presiden Keamanan Siber Global di Black and Veatch, menjelaskan bahwa penggabungan teknologi informasi (IT) dan teknologi operasional (OT) mengubah cara kita memandang keamanan siber. Sebelumnya, IT fokus pada perlindungan data, sementara OT menjaga kelancaran proses operasional seperti pembangkit listrik dan fasilitas pengolahan air. Namun, dengan meningkatnya serangan siber yang menargetkan sistem OT, penting untuk mengutamakan keamanan OT sebagai bagian utama dari keamanan siber, karena pelanggaran di bidang ini dapat berdampak serius pada keselamatan publik dan keamanan nasional.Bramson juga menyoroti tantangan yang dihadapi dalam meningkatkan keamanan OT, seperti kurangnya kesadaran tentang keamanan siber di lingkungan industri dan keterbatasan anggaran. Dia menekankan perlunya kolaborasi antara tim IT dan OT untuk mengatasi risiko yang spesifik pada OT. Dengan meningkatnya ancaman siber, penting bagi pemimpin organisasi untuk memahami lingkungan OT dan mengintegrasikan penilaian risiko yang berfokus pada konsekuensi ke dalam strategi mereka. Keamanan OT harus menjadi prioritas untuk melindungi keselamatan publik dan stabilitas ekonomi di era risiko siber yang semakin meningkat.
Keamanan OT sering diabaikan karena kompleksitas dan biaya yang tinggi, namun ini adalah titik kritis yang harus segera ditangani karena konsekuensinya bisa sangat berbahaya bagi keselamatan manusia dan stabilitas ekonomi. CISO harus secara aktif mengambil peran kepemimpinan dalam integrasi IT-OT dan memastikan pendekatan yang menyeluruh dan berbasis risiko agar organisasi dapat bertahan dari ancaman siber modern.