TLDR
Keamanan identitas semakin penting dalam era layanan cloud. Pendekatan zero-standing privilege dapat mengurangi risiko kebocoran data. Investasi dari perusahaan besar menunjukkan kepercayaan terhadap potensi SGNL dalam industri keamanan siber. SGNL adalah sebuah startup yang fokus pada keamanan identitas di dunia layanan cloud. Mereka mengembangkan pendekatan baru yang disebut "zero-standing privilege," di mana akses pengguna bersifat kondisional, bukan permanen. Dengan pendekatan ini, SGNL bertujuan untuk mengurangi risiko kebocoran data yang sering terjadi akibat kredensial login yang dicuri. Startup ini baru saja mendapatkan pendanaan sebesar $30 juta untuk mendukung pertumbuhannya yang pesat, dan telah mengumpulkan total $42 juta sejauh ini. Beberapa investor besar seperti Microsoft dan Cisco juga berpartisipasi dalam pendanaan ini.Pendiri SGNL, Scott Kriz dan Erik Gustavson, sebelumnya bekerja di perusahaan manajemen akses identitas yang diakuisisi oleh Google. Mereka menyadari adanya kekurangan dalam pengelolaan layanan identitas di perusahaan-perusahaan besar. Dengan teknologi yang mereka kembangkan, SGNL memungkinkan perusahaan untuk menetapkan kebijakan akses yang lebih kompleks dan aman, sehingga mengurangi kemungkinan akses yang tidak diinginkan. Mereka juga menggunakan kecerdasan buatan untuk membantu mengelola data akses ini, yang membuat sistem mereka lebih efisien dan aman.