AI summary
Investasi dalam infrastruktur cloud tetap penting untuk pengembangan AI. Kemunculan DeepSeek menunjukkan bahwa inovasi dapat datang dari tempat yang tidak terduga. Pendekatan open-source dapat membantu mempercepat penyebaran teknologi AI. CEO Baidu, Robin Li, mengatakan bahwa investasi dalam pusat data dan infrastruktur cloud masih sangat diperlukan meskipun ada tantangan dari startup AI DeepSeek yang mampu mengembangkan model bahasa dengan efisiensi biaya yang lebih baik. Li menjelaskan bahwa untuk menciptakan model AI yang lebih pintar, dibutuhkan lebih banyak sumber daya komputasi. Meskipun Baidu adalah salah satu perusahaan pertama di China yang meluncurkan produk AI setelah ChatGPT, model bahasa mereka, Ernie, belum banyak digunakan oleh publik.Li juga mengakui bahwa kemunculan DeepSeek menunjukkan betapa tidak terduganya inovasi dalam teknologi. Dia menyebutkan bahwa sanksi chip dari AS telah memaksa perusahaan-perusahaan China untuk berinovasi dalam batasan yang ada. Selain itu, Li mulai mengubah pandangannya tentang pengembangan model tertutup, dengan menyatakan bahwa pendekatan sumber terbuka dapat mempercepat adopsi AI karena lebih banyak orang akan tertarik untuk mencoba teknologi tersebut.
Meskipun Baidu mempertahankan pentingnya investasi besar dalam infrastruktur, kenyataannya inovasi yang efisien seperti DeepSeek menunjukkan bahwa arah pengembangan AI bisa berubah drastis. Pendekatan terbuka terhadap teknologi AI memang bisa mempercepat adopsi, tapi perusahaan besar perlu berhati-hati agar tidak kehilangan posisi dominan di pasar.