Baidu Tegaskan Pentingnya Infrastruktur AI Meski DeepSeek Tunjukkan Inovasi Hemat Energi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
11 Feb 2025
193 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Investasi dalam infrastruktur cloud tetap penting untuk pengembangan AI.
Kemunculan DeepSeek menunjukkan bahwa inovasi dapat datang dari tempat yang tidak terduga.
Pendekatan open-source dapat membantu mempercepat penyebaran teknologi AI.
CEO Baidu, Robin Li, mengatakan bahwa investasi dalam pusat data dan infrastruktur cloud masih sangat diperlukan meskipun ada tantangan dari startup AI DeepSeek yang mampu mengembangkan model bahasa dengan efisiensi biaya yang lebih baik. Li menjelaskan bahwa untuk menciptakan model AI yang lebih pintar, dibutuhkan lebih banyak sumber daya komputasi. Meskipun Baidu adalah salah satu perusahaan pertama di China yang meluncurkan produk AI setelah ChatGPT, model bahasa mereka, Ernie, belum banyak digunakan oleh publik.
Li juga mengakui bahwa kemunculan DeepSeek menunjukkan betapa tidak terduganya inovasi dalam teknologi. Dia menyebutkan bahwa sanksi chip dari AS telah memaksa perusahaan-perusahaan China untuk berinovasi dalam batasan yang ada. Selain itu, Li mulai mengubah pandangannya tentang pengembangan model tertutup, dengan menyatakan bahwa pendekatan sumber terbuka dapat mempercepat adopsi AI karena lebih banyak orang akan tertarik untuk mencoba teknologi tersebut.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Perusahaan teknologi besar harus menyeimbangkan antara investasi infrastruktur dan inovasi yang lebih hemat sumber daya untuk tetap relevan di lanskap AI yang cepat berubah.Fei-Fei Li
Pendekatan open-source dan kolaboratif dalam pengembangan AI akan menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan teknologi dan penyebarannya secara global.
