DeepSeek Naikkan Harga API Model V3 Setelah Populer Secara Global
Teknologi
Kecerdasan Buatan
10 Feb 2025
223 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
DeepSeek telah menaikkan harga akses API untuk model V3 mereka.
Lonjakan permintaan untuk model V3 menarik perhatian tokoh-tokoh terkenal dalam industri AI.
AI.com kini mengarahkan pengguna ke DeepSeek, menunjukkan relevansi perusahaan dalam ekosistem AI.
DeepSeek, sebuah perusahaan kecerdasan buatan (AI) dari China, baru saja menaikkan harga akses model V3 mereka melalui API untuk pertama kalinya. Kenaikan harga ini disebabkan oleh meningkatnya permintaan setelah model V3 menjadi sangat populer. Harga baru untuk DeepSeek-chat, yang menggunakan model V3, adalah Rp 4.51 ribu (US$0.27) per juta token input dan Rp 18.37 ribu (US$1.1) per juta token output, yang lebih tinggi dibandingkan harga sebelumnya. Dalam dunia AI, token adalah unit dasar data yang diproses oleh algoritma.
Kenaikan harga ini terjadi setelah DeepSeek mendapatkan perhatian besar dari tokoh-tokoh terkenal seperti CEO OpenAI, Sam Altman, dan mantan Presiden AS, Donald Trump. Selain itu, DeepSeek juga mendapatkan dukungan dari pemilik misterius domain AI.com yang kini mengarahkan pengguna ke layanan DeepSeek. Sebelumnya, domain tersebut mengarahkan pengguna ke ChatGPT dan X.ai saat mereka sedang populer. Kenaikan harga ini juga terjadi setelah perusahaan menghentikan sementara pengguna dari mengisi ulang akun mereka untuk penggunaan API.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Kenaikan harga ini menandakan bahwa startup AI perlu menerapkan model bisnis yang berkelanjutan untuk terus berkembang dan berinovasi dalam era teknologi yang sangat kompetitif.
