Kenapa Startup Rela Habiskan Jutaan untuk Iklan Super Bowl Tahun Ini
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
09 Feb 2025
151 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Iklan Super Bowl menjadi platform penting bagi startup untuk meningkatkan visibilitas.
Strategi pemasaran yang tepat dapat membantu startup menonjol di pasar yang kompetitif.
Iklan yang provokatif dapat menarik perhatian, tetapi juga harus mempertimbangkan dampak regulasi.
Akhir pekan Super Bowl telah tiba, di mana Philadelphia Eagles akan melawan Kansas City Chiefs di New Orleans. Selain menonton pertandingan, banyak orang juga menantikan penampilan setengah waktu dan iklan-iklan yang ditayangkan. Tahun ini, beberapa perusahaan besar seperti Budweiser dan Doritos akan muncul, tetapi ada juga beberapa startup yang berani mengeluarkan uang untuk iklan di acara besar ini. Meskipun mengeluarkan banyak uang untuk iklan mungkin terdengar aneh bagi startup dengan anggaran terbatas, hal ini bisa membantu mereka terlihat lebih menonjol dan meningkatkan citra mereka.
Beberapa startup yang akan menayangkan iklan di Super Bowl tahun ini termasuk Ramp, yang menampilkan bintang NFL Saquon Barkley, OpenAI yang akan debut dengan iklan televisi pertamanya, dan Hims & Hers yang mengkritik obat penurun berat badan. Selain itu, Poppi, merek soda prebiotik, dan Papaya Global, platform pembayaran tenaga kerja global, juga akan menayangkan iklan mereka. Iklan-iklan ini tidak hanya bertujuan untuk menarik perhatian, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa mereka adalah pemain serius di industri mereka.
Analisis Ahli
Bernard Schmitt
Iklan Super Bowl memang seringkali terlalu luas untuk pasar spesifik, tapi memberikan nilai bragging rights yang penting bagi startup untuk dilihat sebagai pemain serius dalam industri mereka.
