Tren Rantai Pasok 2025: AI dan Strategi Baru Hadapi Tantangan Global
Bisnis
Manajemen dan Strategi Bisnis
07 Feb 2025
67 dibaca
1 menit

Alex Saric, kepala pemasaran di Ivalua, menjelaskan bahwa pada tahun 2025, bisnis akan menghadapi tantangan besar akibat perubahan ekonomi global, termasuk ketegangan geopolitik dan inflasi yang meningkat. Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan perlu mengelola rantai pasokan dengan hati-hati dan memanfaatkan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan (AI). AI diharapkan dapat mengubah cara pengadaan dengan meningkatkan efisiensi dan pengambilan keputusan, serta mengurangi proses manual. Namun, keberhasilan AI sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan.
Selain itu, perusahaan juga harus beradaptasi dengan permintaan yang meningkat untuk kendaraan listrik dan elektronik canggih, yang dapat menyebabkan kekurangan mineral penting. Untuk menghindari masalah ini, banyak produsen besar akan mencari cara untuk memperkuat rantai pasokan mereka. Di sisi lain, banyak organisasi yang menyadari bahwa mereka belum memenuhi target keberlanjutan yang ditetapkan, dan ini bisa menjadi kesempatan untuk menetapkan tujuan yang lebih realistis. Dengan meningkatkan visibilitas dalam rantai pasokan, perusahaan dapat mengidentifikasi kelemahan dan beradaptasi dengan cepat terhadap tantangan, sehingga dapat mengubah ketidakpastian menjadi peluang.
Analisis Ahli
Alex Saric
Penggunaan AI yang didukung data berkualitas tinggi akan merevolusi pengadaan dan rantai pasok, membawa efisiensi dan pengambilan keputusan yang lebih baik di era ekonomi penuh tantangan.


