Saham Amazon.com Inc. telah meningkat berkat kekuatan bisnis cloud dan fokus pada penghematan biaya. Namun, ada kekhawatiran mengenai kinerja Amazon Web Services (AWS) setelah hasil yang mengecewakan dari perusahaan cloud besar lainnya seperti Alphabet dan Microsoft. Jika AWS tidak menunjukkan pertumbuhan yang diharapkan, saham Amazon bisa turun. Selain itu, perusahaan-perusahaan besar sedang mengeluarkan banyak uang untuk investasi dalam kecerdasan buatan (AI), yang bisa mempengaruhi profitabilitas Amazon di tahun ini.Amazon diperkirakan akan menghabiskan sekitar $76 miliar untuk belanja modal pada tahun 2024, meningkat dari $53 miliar tahun lalu. Meskipun ada kekhawatiran tentang pengeluaran besar ini, banyak analis tetap optimis terhadap masa depan Amazon, dengan harapan bahwa setelah investasi ini, perusahaan akan mencapai tingkat profitabilitas yang lebih tinggi. Saat ini, 94% analis merekomendasikan untuk membeli saham Amazon, menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap potensi pertumbuhannya di masa depan.
Amazon menghadapi dilema besar antara mempertahankan keunggulan teknologi lewat investasi AI yang mahal dan harapan pasar akan margin yang lebih baik. Jika AWS gagal menunjukkan pertumbuhan yang kuat, tekanan bagi Amazon untuk memangkas biaya akan semakin besar, mengancam momentum sahamnya.