Tarif Impor AS Berubah Cepat: Dampak pada Industri dan Strategi Logistik
Finansial
Kebijakan Fiskal
06 Feb 2025
86 dibaca
1 menit
Minggu ini, situasi tarif antara Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mengalami perubahan cepat dengan penundaan 30 hari untuk tarif impor dari kedua negara tersebut. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan, seperti apakah tarif tersebut akan benar-benar diterapkan atau hanya ancaman kosong. Ketidakpastian ini membuat perusahaan ragu untuk segera mengubah rantai pasokan mereka, meskipun mereka mungkin menunda investasi di Meksiko sampai ada kejelasan lebih lanjut. Jika tarif menyebabkan peningkatan biaya bagi perusahaan barang konsumen, mereka mungkin akan menghadapi tekanan margin karena harus memenuhi komitmen harga dengan pengecer.
Di sisi lain, UPS, yang merupakan salah satu pengirim terbesar, berencana untuk mengurangi volume pengiriman untuk Amazon lebih dari 50% pada tahun 2026. Ini dilakukan untuk meningkatkan profitabilitas dengan fokus pada paket yang lebih menguntungkan, seperti yang dikirim untuk bisnis kecil dan menengah. Meskipun ada penurunan volume, UPS berharap pendapatan per paket akan meningkat. Hal ini juga berarti akan ada lebih banyak kapasitas untuk pengirim lain, tetapi UPS mungkin akan menaikkan tarif untuk menutupi biaya yang semakin tinggi.
Analisis Ahli
Zach Strickland
Tarif yang tidak pasti mendorong kebutuhan mendesak bagi pelaku rantai pasok untuk mengadopsi teknologi dan data real-time demi mengambil keputusan yang lebih cepat dan tepat.Tony Mulvey
Pengurangan volume pengiriman untuk Amazon oleh UPS akan membuka peluang bagi perusahaan pengiriman lain, namun ini juga bisa menimbulkan kenaikan tarif akibat kenaikan biaya operasional.