DeepSeek R1 adalah asisten AI yang berasal dari China dan saat ini menjadi aplikasi gratis yang paling banyak diunduh di App Store. Banyak pengguna yang menyukai DeepSeek karena harganya yang terjangkau dan kemampuannya yang efektif dibandingkan dengan model AI lainnya seperti ChatGPT. Namun, popularitasnya juga menimbulkan kontroversi, terutama terkait dengan kebijakan privasi dan keamanan data. Beberapa ahli keamanan mengkhawatirkan bahwa DeepSeek menyimpan data pengguna tanpa batas waktu dan mengirimkannya ke server di China, yang berarti data tersebut tidak dilindungi oleh hukum di negara lain seperti AS atau Inggris.Selain itu, ada juga masalah terkait sensor informasi, di mana DeepSeek tidak memberikan jawaban untuk pertanyaan yang dianggap sensitif secara politik. Beberapa pengguna melaporkan bahwa DeepSeek menghapus jawaban yang diberikan setelah mereka mencoba mengajukan pertanyaan yang sama dengan cara berbeda. Meskipun DeepSeek diklaim lebih efisien, analisis menunjukkan bahwa penggunaan energi totalnya mungkin tidak lebih baik dibandingkan model AI lainnya. Para ahli menyarankan agar pengguna mempertimbangkan risiko privasi dan keamanan sebelum menggunakan DeepSeek.
Meski DeepSeek menarik dengan fitur dan biaya rendah, ancaman terhadap privasi pengguna tidak boleh diabaikan, mengingat praktik data retention dan keystroke logging yang invasif bisa merugikan pengguna. Sisi sensor dan bias politik jelas mengurangi kredibilitasnya sebagai alat AI universal dan bebas, sehingga pengguna dan perusahaan harus sangat kritis sebelum menggunakan platform ini.