Steve Hsu, salah satu pendiri startup AI SuperFocus, mengungkapkan bahwa DeepSeek adalah perusahaan yang sangat mengesankan. Timnya sedang menguji model DeepSeek untuk digunakan dalam sistem SuperFocus, dan mereka menemukan bahwa model ini lebih murah, lebih cepat, dan lebih menjaga privasi. SuperFocus menciptakan AI superhuman untuk berbagai bisnis, seperti layanan pelanggan dan analisis dokumen. Dengan menggunakan model DeepSeek-V3, mereka bisa menghemat biaya hingga 30 kali dibandingkan model OpenAI, yang sangat menguntungkan bagi industri layanan pelanggan.Hsu juga menjelaskan bahwa model open-source seperti DeepSeek memungkinkan perusahaan untuk menjalankan AI di server mereka sendiri tanpa mengirimkan data sensitif ke pihak ketiga. Hal ini memberikan rasa aman bagi pelanggan yang khawatir tentang privasi data mereka. Selain itu, persaingan antara model AI dari AS dan China semakin ketat, dan Hsu percaya bahwa inovasi dalam teknologi AI akan terus berkembang, memberikan manfaat bagi konsumen dan ilmuwan di seluruh dunia.
Peralihan ke model open-source seperti DeepSeek adalah langkah strategis yang tak terelakkan mengingat biaya dan masalah privasi yang terus membebani penggunaan model tertutup. Keterbukaan yang ditawarkan DeepSeek akan menjadi katalis utama bagi perkembangan ekosistem AI yang lebih inklusif dan kompetitif secara global.