Martha Beck, dalam bukunya "Beyond Anxiety: Curiosity, Creativity, and Finding Your Life’s Purpose," menjelaskan bahwa kreativitas dapat membantu mengurangi kecemasan. Ia mengutip Carl Jung yang menyatakan bahwa kegiatan kreatif seperti menulis atau melukis dapat menyembuhkan orang yang mengalami masalah mental. Beck menekankan bahwa untuk mengatasi kecemasan, kita perlu mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan kreativitas, yaitu belahan otak kanan. Kegiatan seperti berkebun, memasak, atau membangun sesuatu bisa menjadi cara yang efektif untuk mengalihkan pikiran dari kecemasan.Beck juga mencatat bahwa kecemasan adalah masalah kesehatan mental yang umum, terutama selama pandemi Covid-19. Ia percaya bahwa dengan menyalurkan energi negatif menjadi kreativitas, kita bisa mengubah cara berpikir kita dan menemukan kedamaian. Menurutnya, mengekspresikan perasaan dan pengalaman melalui seni atau aktivitas kreatif lainnya dapat membantu kita mengatasi trauma dan kecemasan, serta membawa kita pada kebijaksanaan dan keindahan. Beck mengajak kita untuk melihat kreativitas sebagai cara untuk menyelamatkan diri dari kecemasan yang mengganggu.
Mengintegrasikan kreativitas dalam penanganan kecemasan adalah langkah revolusioner yang memberikan alternatif selain obat-obatan atau terapi tradisional, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup. Namun, tantangan utamanya adalah bagaimana masyarakat dapat menggeser pandangan bahwa produktivitas hanya dapat dicapai lewat tekanan dan kecemasan.