Kontrol Ekspor Chip AS Tak Halangi Kemajuan AI China dengan DeepSeek
Teknologi
Kecerdasan Buatan
28 Jan 2025
5 dibaca
1 menit

Pemerintah AS menerapkan kontrol ekspor mikrochip untuk menghentikan perkembangan superkomputer di China yang digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir dan sistem kecerdasan buatan. Namun, perusahaan AI China bernama DeepSeek berhasil menunjukkan kemajuan yang signifikan dengan menggunakan lebih sedikit chip Nvidia dibandingkan dengan perusahaan AS. Hal ini membuat saham Nvidia turun 17 persen, karena investor khawatir DeepSeek dapat bersaing dengan perusahaan seperti OpenAI meskipun menggunakan lebih sedikit chip.
Nvidia mengakui bahwa DeepSeek telah menggunakan sekitar 2.000 chip H800 yang dirancang sesuai dengan kontrol ekspor AS. Meskipun ada kontrol ini, para ahli mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan menghentikan kemajuan AI di China. DeepSeek telah berpengalaman dalam membangun model AI selama bertahun-tahun dan kini menghadapi tantangan untuk melayani banyak pengguna baru. Nvidia percaya bahwa permintaan untuk chip mereka akan tetap tinggi karena kemampuan DeepSeek yang terus berkembang.
Analisis Ahli
Jimmy Goodrich
DeepSeek sudah lama dikenal berkompeten dan memiliki akses ke sumber daya komputasi yang cukup besar sebelum kontrol ekspor diberlakukan, yang jelas mempercepat kemampuan mereka untuk berkembang.
