DeepSeek R1: Model AI Open Source Murah yang Guncang Industri Teknologi
Teknologi
Kecerdasan Buatan
28 Jan 2025
58 dibaca
1 menit

DeepSeek baru saja meluncurkan model AI open source bernama R1 yang membuat saham Nvidia turun dan aplikasi konsumen mereka meroket di toko aplikasi. DeepSeek melatih model ini menggunakan 2.000 GPU H800 dari Nvidia dalam waktu dua bulan dengan biaya sekitar Rp 91.85 miliar ($5,5 juta) . Model R1 ini menunjukkan performa yang setara dengan model reasoning paling canggih di dunia, dan banyak orang di industri teknologi sangat antusias dengan keberhasilan DeepSeek yang menawarkan model berkinerja tinggi dengan biaya lebih rendah.
Pat Gelsinger, mantan CEO Intel, menyatakan dukungannya terhadap DeepSeek dan percaya bahwa model ini akan membuat AI lebih terjangkau dan lebih banyak digunakan. Dia juga mengatakan bahwa perusahaannya, Gloo, akan menggunakan R1 untuk membangun layanan AI baru yang sepenuhnya open source. Meskipun ada skeptisisme dari beberapa pihak mengenai keakuratan dan biaya pelatihan model ini, Gelsinger tetap optimis bahwa inovasi dalam AI dapat dicapai melalui kreativitas teknik, bukan hanya dengan meningkatkan kekuatan perangkat keras.
Analisis Ahli
Pat Gelsinger
DeepSeek dan model R1-nya membuktikan bahwa menurunkan biaya adalah kunci untuk adopsi AI luas dan bahwa dunia AI harus lebih terbuka untuk mendorong kemajuan teknologi.


