TLDR
Penggunaan membran polimer dapat mengurangi energi yang diperlukan dalam proses kilang minyak hingga 31,6%. Teknologi ini berpotensi memberikan solusi ramah lingkungan dan ekonomis bagi industri energi. Penerapan teknologi ini dapat membuka peluang kerja baru di sektor teknologi hijau bagi generasi muda di Indonesia. Pomodo.id - Tim peneliti KAIST (Korea Selatan) dan Georgia Tech (Amerika Serikat) menunjukkan bahwa minyak mentah bisa dipisahkan menjadi fraksi-fraksinya tanpa dipanaskan. Dalam makalah di jurnal Nature yang terbit 24 Juni 2026 dan diangkat kembali oleh ScienceDaily pada 5 November 2026, mereka melaporkan bahwa membran poliakrilonitril (PAN) berpori, polimer murah yang selama ini lazim dipakai sebagai lapisan penyangga di industri penyaringan, mampu memisahkan fraksi ringan seperti nafta dan kerosin pada suhu ruang. Kuncinya justru fenomena yang biasanya dianggap masalah: penyumbatan pori.Kilang konvensional memanaskan minyak mentah hingga lebih dari 350°C. Menurut abstrak makalah tersebut, distilasi minyak mentah di seluruh dunia memakan lebih dari 1.100 TWh per tahun dan menghasilkan lebih dari 160 juta ton emisi setara CO2. Pada membran PAN, hidrokarbon berat mengendap di dinding pori secara terbatas dan menyempitkan pori efektif hingga di bawah 2 nanometer, sehingga molekul ringan lolos lebih cepat sementara komponen berat tertahan. Diuji dengan minyak mentah asli dari HD Hyundai Oilbank, laju permeasinya sekitar 23 kali lebih tinggi daripada membran pemisah minyak mentah terbaik yang dilaporkan sebelumnya, dan kinerjanya stabil selama 28 hari operasi tanpa henti. Simulasi proses dengan membran sebagai tahap pra-pemisahan sebelum distilasi memperkirakan konsumsi energi turun 31,6%, emisi CO2 turun 37,6%, kebutuhan air pendingin turun 20,7%, dan biaya operasi turun 36%.Namun, angka penghematan itu berasal dari simulasi, bukan pengukuran di kilang yang beroperasi. Sumber dari tim yang sama pun tidak seragam: laman laboratorium Prof. Ryan Lively di Georgia Tech menyebut energi turun sekitar 30% dan emisi sekitar 35%, serta membandingkan laju alir 23 kali itu dengan hasil kelompok mereka sendiri, bukan dengan membran terbaik di bidangnya. Uji stabilitas 28 hari juga sangat singkat dibanding umur operasi sebuah kilang, dan membran ini belum diproduksi dalam modul berukuran industri.Bagi anak muda Indonesia, terutama mahasiswa teknik kimia, material, dan energi, riset ini memberi dua pelajaran. Pertama, terobosan tidak selalu butuh bahan eksotis: tim memakai polimer murah yang sudah dijual secara komersial, dan inovasinya terletak pada cara memahami perilaku bahan tersebut. Kedua, tim ingin menguji pendekatan ini untuk minyak pirolisis dari daur ulang plastik dan pemurnian biofuel, dua bidang yang dekat dengan persoalan Indonesia, dari tumpukan sampah plastik hingga program biodiesel berbasis sawit. Indonesia juga mengoperasikan sejumlah kilang minyak, sehingga efisiensi energi kilang adalah isu nyata, meski belum ada informasi soal rencana penerapan teknologi ini di dalam negeri.
Apa itu fraksionasi minyak mentah?
Minyak mentah adalah campuran ribuan jenis hidrokarbon dengan ukuran molekul dan titik didih berbeda. Fraksionasi adalah proses memisahkannya menjadi kelompok (fraksi) yang berguna, seperti nafta (bahan baku bensin dan petrokimia), kerosin (bahan avtur dan minyak tanah), solar, hingga residu berat. Cara konvensional memanfaatkan perbedaan titik didih sehingga butuh pemanasan besar, sedangkan membran memisahkan berdasarkan ukuran dan sifat molekul tanpa perlu menguapkan minyak.
Langkah berikutnya, menurut Prof. Jae W. Lee dari KAIST, adalah membuat modul membran berukuran besar dan membuktikan keandalannya dalam operasi jangka panjang. Tim juga ingin memperluas pendekatan ini ke pemulihan pelarut di industri baterai dan pemurnian senyawa farmasi. Jika kamu tertarik menelusuri lebih dalam, baca makalah lengkapnya, "Crude oil fractionation by means of mesoporous polyacrylonitrile membranes" (Nature, 2026, DOI: 10.1038/s41586-026-10677-3), dan pantau terus Pomodo untuk perkembangan riset energi bersih berikutnya.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 6 Nov 2026, 21.37 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)