TLDR
Saham TMTG merosot tajam setelah kekalahan historis Trump di pemilihan menengah. Perusahaan mengalami kerugian besar yang menunjukkan bahwa usaha ini lebih terkait dengan popularitas Trump daripada bisnis yang berkelanjutan. Beberapa pendukung setia Trump mulai merasa kecewa dan menjauh dari investasi mereka di TMTG. Pomodo.id - Kegagalan Truth Social dalam meraih kesuksesan finansial sejalan dengan kekalahan politik Donald Trump dalam pemilihan mendatang. Setelah kandidat yang didukungnya mengalami kekalahan telak dalam pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat, saham perusahaan induk Truth Social, Trump Media & Technology Group (TMTG), anjlok ke titik terendah yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu $5,23. Ini menggambarkan penurunan yang menyedihkan dari harga saham $80 yang dicatat pada Maret 2024, hanya beberapa waktu setelah perusahaan tersebut go public.Selama tahun ini, saham TMTG telah merosot lebih dari 60 persen, dan dalam satu malam, sahamnya bahkan jatuh lebih dari 10 persen. Laporan keuangan TMTG menunjukkan kerugian besar yang mencolok, dengan total kerugian mencapai $238 juta, sementara pendapatan mereka hanya kurang dari $2 juta. Kondisi ini menunjukkan bahwa Truth Social lebih mencerminkan popularitas Trump daripada menjadi bisnis yang layak. Dengan tingkat persetujuan Trump yang terus menurun, kini hanya sekitar 33 persen, tidak mengherankan jika platform media sosialnya juga berjuang untuk mendapatkan pangsa pasar yang signifikan.Meskipun telah mencoba berbagai inisiatif, termasuk investasi dalam Bitcoin dan kemungkinan kolaborasi dengan perusahaan fusion nuklir, semua upaya tersebut tidak berhasil membuahkan hasil yang berarti. Truth Social tampaknya menghadapi berbagai tantangan, termasuk kehilangan pengguna yang dramatis. Sebuah analisis terbaru menunjukkan bahwa trafik harian di platform ini telah turun lebih dari 30 persen dalam satu tahun terakhir. Ini menambah keraguan mengenai keberlanjutan platform tersebut di tengah ketidakpastian politik yang melingkupi Trump.
Trump Media & Technology Group
Trump Media & Technology Group adalah perusahaan induk dari Truth Social yang didirikan oleh Donald Trump untuk menciptakan platform media sosial sebagai alternatif bagi suara-suara konservatif. Namun, kesulitan finansial yang dialami TMTG mencerminkan lebih dari sekadar kerugian ekonomis; hal ini menandakan kejatuhan daya tarik Trump di mata publik. Meskipun platform ini dirancang untuk memberi ruang bagi pendukung Trump, kenyataannya, Truth Social tidak mampu bersaing di pasar media sosial yang lebih besar, seperti Twitter.
Keberadaan Truth Social yang lesu bukan hanya menjadi pelajaran bagi para investor di Amerika Serikat, tetapi juga bagi generasi muda di Indonesia. Pengalaman ini bisa mengajarkan tentang risiko investasi, terutama dalam perusahaan yang dipimpin oleh tokoh kontroversial dengan rekam jejak yang tidak stabil. Dalam dunia investasi yang terus berubah, penting untuk memahami bahwa popularitas seorang pemimpin tidak selalu sejalan dengan kesuksesan bisnis. Bagi mereka yang baru memulai karier atau investasi, memahami dinamika pasar dan kekuatan branding menjadi hal yang krusial.Jadi, meskipun kegagalan Truth Social terlihat sebagai fenomena yang terjadi di luar negeri, realitas ini mengajarkan kita di Indonesia pentingnya analisis mendalam sebelum membuat keputusan finansial. Dengan kerugian yang terakumulasi mencapai $238 juta, yang setara dengan lebih dari 3,5 miliar Rupiah, pengalaman ini memberikan gambaran jelas tentang betapa pentingnya berpikir kritis dalam dunia investasi yang penuh risiko.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 6 Nov 2026, 04.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)