TLDR
Macronix akan menghentikan produksi ROM untuk fokus pada memori NOR yang digunakan di pusat data. Nintendo tetap berkomitmen pada penjualan game fisik meskipun tren digital semakin berkembang. Kenaikan harga chip diperkirakan akan terus berlanjut, mempengaruhi industri game dan konsol. Pomodo.id - Nintendo sedang mengalami tantangan besar setelah Macronix, salah satu pemasok utama untuk cartridge Switch, memutuskan untuk menghentikan produksi ROM. Dalam panggilan pendapatan kuartalan terbaru, Macronix menjelaskan bahwa mereka akan secara bertahap menghentikan produksi ROM dan mengalihkan fokus mereka pada memori jenis NOR yang digunakan di pusat data. Penurunan pendapatan dari ROM terjadi sebesar 39 persen dibandingkan tahun lalu, sementara pendapatan dari memori NOR justru melonjak sebanyak 158 persen, dan pendapatan dari memori NAND meningkat hingga 768 persen year over year.Pernyataan dari Miin Wu, Ketua dan CEO Macronix, mengungkapkan bahwa permintaan untuk NOR di pusat data sangat kuat dan pelanggan mendesak mereka untuk menyediakan lebih banyak solusi memori NOR. Hal ini menunjukkan pergeseran yang jelas dalam fokus industri memori, di mana penyimpanan data di pusat data menjadi lebih menguntungkan dibandingkan dengan memori yang digunakan untuk console game. Jika Macronix menghentikan produksi ROM, Nintendo harus menghadapi risiko kekurangan pasokan untuk cartridge fisik, yang tetap menjadi sumber pendapatan penting bagi mereka.Sebagai langkah antisipasi, Nintendo tetap berkomitmen pada produk fisiknya. Meskipun Sony merencanakan untuk menghentikan produksi disk fisik, Nintendo menegaskan tidak memiliki rencana untuk melakukan hal yang sama. Saat ini, sekitar 38,5 persen dari penjualan permainan Nintendo berasal dari bentuk fisik, jumlah yang lebih tinggi dibandingkan dengan perusahaan lain seperti Capcom. Kondisi ini menciptakan ketegangan yang mengkhawatirkan, mengingat kepentingan Nintendo dalam mempertahankan penjualan yang konsisten dari cartridge Switch.
ROM, atau Read-Only Memory, adalah jenis memori yang digunakan untuk menyimpan data permanen. Di dunia gaming, ROM berfungsi untuk menyimpan perangkat lunak dan data permainan yang tidak dapat diubah. Ketika pemasok utama memutuskan untuk menghentikan produksi jenis memori ini, hal itu dapat mengganggu pasokan dan harga permainan fisik yang bergantung pada teknologi ini. Memahami ROM penting bagi gamer untuk sadar akan bagaimana perubahan dalam industri mempengaruhi ketersediaan dan harga permainan mereka.
Beralihnya Macronix dari memproduksi ROM kepada fokus baru pada memori NOR untuk pusat data menyoroti dampak yang lebih besar terhadap industri game. Hal ini dapat berarti peningkatan harga untuk cartridge Switch yang sudah ada, dan dalam jangka panjang, dapat memaksa Nintendo untuk mencari solusi lain atau beralih ke teknologi baru. Skenario ini menunjukkan potensi resiko yang lebih besar bagi gamer, terutama di Indonesia, di mana harga permainan fisik bisa naik sebagai efek domino dari biaya produksi yang meningkat.Mengenai implikasinya untuk pembaca muda di Indonesia, perubahan ini dapat mempengaruhi biaya mereka dalam membeli permainan dan perangkat gaming. Dengan harga yang diprediksi akan meningkat akibat kekurangan pasokan memori, gamer di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mungkin harus membayar lebih untuk drama ini, yang dapat mengurangi kemampuan beli mereka. Tanpa produsen utama untuk menyuplai ROM, ada pertanyaan tentang berapa lama produk fisik seperti Nintendo Switch akan tersedia, mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan teknologi dan hiburan.Dalam konteks yang lebih luas, pergeseran ini tidak hanya berdampak pada gamer tetapi juga memberikan gambaran tentang arah industri teknologi yang lebih luas. Hal ini membuka peluang bagi mereka yang mulai memupuk keterampilan dalam desain chip dan pengembangan perangkat lunak untuk berkontribusi pada evolusi cara kita bermain dan menggunakan teknologi di masa depan.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 5 Nov 2026, 01.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)