TLDR
AI dalam keuangan membawa risiko baru yang perlu dikelola dengan hati-hati. Kesalahan dalam keputusan AI dapat memiliki dampak signifikan dalam proses keuangan. Organisasi perlu menerapkan pendekatan disiplin untuk mengenali dan mengelola keputusan yang diambil oleh AI. Pomodo.id - Teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin mendominasi berbagai sektor, termasuk proses keuangan. Sunil Padiyar, Chief Technology Officer (CTO) dari Trintech, menjelaskan bahwa AI kini tidak hanya membantu dalam pengambilan keputusan, tetapi juga mulai mengambil tindakan dalam proses keuangan. Situasi ini membawa risiko baru yang mungkin tidak terlihat sebelumnya. Ketika AI digunakan untuk mengklasifikasikan transaksi atau menyelesaikan pengecualian, kesalahan dalam keputusan AI dapat menjadi bagian dari proses keuangan sebelum ada orang yang memeriksanya.Selama bertahun-tahun, para pemimpin keuangan telah membangun kontrol untuk mengatasi kesalahan manusia dan otomatisasi tradisional. Dengan kehadiran AI, tantangan baru muncul. Meskipun AI dapat menghasilkan hasil yang terlihat logis dan mengikuti izin yang diberikan, ada risiko kesalahan yang dapat mempengaruhi keputusan keuangan. Ketika organisasi memberikan lebih banyak tanggung jawab kepada AI, pendekatan yang lebih disiplin untuk mengenali dan mengelola momen-momen kritis ini menjadi sangat penting.
AI Financial Close adalah solusi yang dikembangkan oleh Trintech untuk mengotomatiskan proses keuangan, meningkatkan akurasi dan efisiensi. Dengan AI Financial Close, proses akuntansi yang memakan waktu dapat dipercepat, memungkinkan perusahaan untuk menyelesaikan laporan keuangan lebih cepat. Namun, terdapat kesalahpahaman bahwa AI dapat menggantikan semua keputusan manusia. Sementara AI dapat meningkatkan efisiensi, masih ada kebutuhan untuk pengawasan manusia dalam mengidentifikasi kesalahan yang mungkin tidak terdeteksi oleh sistem.
Tantangan ini penting bagi generasi muda di Indonesia yang sedang mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Di tengah transformasi digital, keterampilan dalam teknologi AI menjadi semakin dicari. Maka dari itu, pemahaman mengenai cara kerja AI dan proses keuangan yang terlibat dapat memberikan keuntungan dalam karir mereka. Misalnya, para profesional di sektor keuangan perlu memahami bagaimana menggunakan AI untuk membuat keputusan yang lebih tepat, serta bagaimana menerapkan kontrol yang memastikan kesalahan dapat diminimalkan.Bagi generasi muda yang baru memulai karir atau berinvestasi, penting untuk menyadari bahwa meskipun AI menawarkan efisiensi, juga ada risiko yang menyertai. Dengan pemanfaatan AI dalam proses keuangan, pekerjaan yang dulu membutuhkan banyak waktu dan tenaga manusia kini bisa diotomatisasi. Namun, hal ini juga berarti tugas pengawasan menjadi lebih penting, terutama dalam memastikan bahwa AI bertindak sesuai dengan harapan dan tidak melakukan kesalahan yang dapat berdampak pada hasil keuangan.Keberadaan AI dalam proses keuangan menunjukkan bahwa masa depan dunia kerja akan semakin terhubung dengan teknologi. Generasi muda Indonesia perlu mempersiapkan diri menghadapi perubahan ini, dengan meningkatkan ketrampilan teknis dan mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana teknologi mempengaruhi industri yang mereka masuki. Ini adalah zaman di mana kemampuan beradaptasi dengan perubahan teknologi akan menentukan kesuksesan mereka di masa depan.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 5 Nov 2026, 01.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)