TLDR
Pengontrol Xbox Nano dapat terhubung langsung ke server cloud untuk mengurangi latensi. Fitur ini sedang diuji secara pribadi dan akan segera diumumkan oleh Microsoft. Rencana untuk pengontrol baru dengan fungsi cloud telah ada, meskipun beberapa rencana konsol telah dibatalkan. Pomodo.id - Dengan peluncuran controller Xbox Nano yang dijadwalkan besok, Microsoft memperkenalkan fitur yang menjanjikan untuk meningkatkan pengalaman bermain game melalui pengurangan latensi. Controller kecil ini dapat terhubung langsung ke Xbox Cloud Gaming melalui Wi-Fi, mirip dengan teknologi yang sebelumnya digunakan oleh controller Google Stadia. Fitur baru ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan controller Nano ke server cloud Microsoft yang dapat mempercepat waktu respons saat bermain game secara online.Menurut informasi yang diperoleh, pengujian fitur koneksi langsung ini sedang dilakukan di situs web Xbox Cloud Gaming yang baru. Para pengguna diharuskan untuk memasangkan controller melalui aplikasi ponsel Xbox agar dapat terhubung dengan server cloud tersebut. Dengan menggunakan teknologi ini, diharapkan latency—atau jeda waktu—dapat diminimalisir, sehingga pengalaman bermain menjadi lebih responsif dan menyenangkan.Namun, terdapat batasan yang perlu diperhatikan. Meski fitur ini sangat menarik, Microsoft belum secara resmi mengumumkan rincian tentang ketersediaan penuh atau dukungan untuk controller ini di seluruh platfrom Xbox Cloud Gaming di berbagai perangkat, termasuk smart TV. Dalam praktiknya, beberapa pengguna mungkin mengalami kesulitan dalam mengaturnya atau tidak memiliki akses ke koneksi internet berkecepatan tinggi yang diperlukan untuk mendapatkan manfaat maksimal dari fitur ini.Bagi pemuda Indonesia yang merupakan penggemar game, perkembangan ini menunjukkan momen penting dalam cara mereka berinteraksi dengan teknologi bermain game. Dengan kemampuan untuk menghubungkan controller langsung ke cloud, mereka dapat menikmati permainan dengan pengalaman yang lebih halus tanpa gangguan dari latensi tinggi yang sebelumnya menjadi masalah saat bermain secara online. Tidak hanya itu, hal ini juga dapat membuka peluang baru dalam karier mereka, terutama di bidang teknologi informasi dan game, yang terus berkembang pesat. Layanan cloud gaming menjadi semakin relevan, memungkinkan mereka untuk bermain game tanpa perlu membeli sistem konsol mahal sehingga mengurangi biaya awal yang diperlukan.
Xbox Cloud Gaming adalah layanan streaming yang dikembangkan oleh Microsoft, memungkinkan pengguna untuk bermain game melalui internet tanpa memerlukan konsol gaming fisik. Layanan ini memungkinkan akses ke perpustakaan game yang luas dan mengubah cara orang memainkan game, terutama di negara dengan infrastruktur internet yang berkembang, seperti Indonesia. Ini mengkonfirmasi pentingnya investasi dalam teknologi cloud, terutama dalam industri gaming yang terus tumbuh.
Dengan controller baru yang akan dirilis, pasar untuk perangkat gaming di Indonesia diperkirakan akan mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun ke depan. Mungkin saja, daya tarik fitur-fitur baru seperti konektivitas cloud ini dapat memicu lebih banyak perusahaan game untuk menjajaki peluang di pasar Indonesia. Sebagai generasi muda, masyarakat diharapkan akan semakin siap untuk beradaptasi dengan teknologi baru ini, dan memiliki satu langkah lebih dekat untuk membangun keterampilan yang relevan dengan perkembangan industri teknologi yang ada.Dalam konteks yang lebih luas, jika fitur ini benar-benar terwujud dan didukung oleh infrastruktur yang diperlukan, pemuda Indonesia dapat merasakan dampak positif dalam cara mereka berinteraksi dengan game dan E-sport, serta menciptakan peluang kerja di sektor teknologi. Hal ini berpotensi menjadikan Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam industri game global di masa depan.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 4 Nov 2026, 01.05 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)