TLDR
Metode baru untuk memulihkan logam berharga dapat mendukung tujuan manufaktur 'Made in USA'. Proses pemulihan menunjukkan selektivitas tinggi tetapi masih memiliki hasil rendah yang perlu ditingkatkan. Riset bertujuan untuk mengotomatisasi proses pemulihan logam dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan. Pomodo.id - Peneliti di University of Maine telah mengembangkan metode baru untuk memulihkan logam bernilai tinggi, termasuk tembaga dan aluminium, dari campuran bubuk yang terkontaminasi. Terobosan ini dapat memperkuat tujuan manufaktur "Made in USA" untuk negara tersebut. Logam-logam bernilai tinggi ini digunakan untuk memproduksi komponen presisi, seperti implan biomedis, komponen pesawat, material baterai, dan alat pemotong. Bashir Khoda, peneliti utama, menekankan pentingnya metode ini dalam mengatasi masalah kehilangan material yang sering terjadi selama produksi komponen vital di berbagai sektor, termasuk dirgantara dan energi. Dengan metode ini, pengolahan logam menjadi lebih efisien dan mengurangi ketidakpastian dalam rantai pasok mineral kritis yang berdampak pada biaya dan ketersediaan.Dalam penelitian ini, para peneliti fokus pada pemulihan logam dari campuran bubuk yang sering dibuang karena terkontaminasi selama proses penanganan. Dengan metode baru yang disebut entrapment partikel yang dibantu geser (SHAPE), peneliti mencampurkan dua logam kritis dalam suspensi cair. Campuran ini kemudian ditempatkan dalam mesin pemutar pada kecepatan yang bervariasi untuk memisahkan partikel individu. Metode ini memungkinkan pemulihan logam dari campuran yang sebelumnya dianggap tidak layak dan berpotensi meningkatkan pasokan domestik logam penting tersebut.Namun, metode ini tidak sepenuhnya tanpa tantangan. Proses pemulihan logam ini harus diperhitungkan dengan biaya dan infrastruktur yang ada saat ini. Ada risiko bahwa biaya produksi bisa meningkat karena pengadaan alat dan proses baru yang diperlukan untuk menjalankannya. Suatu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa tidak semua jenis kontaminasi dapat ditangani dengan metode ini, sehingga kemungkinan ada batasan dalam aplikasi industri.Pengembangan ini berpotensi menjadi penting bagi para profesional muda di Indonesia yang bergerak di sektor teknik dan manufaktur. Dengan pemulihan logam bernilai tinggi dari limbah yang terkontaminasi, ada kesempatan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan dalam industri, yang dapat membuka lapangan kerja baru di bidang teknik material dan manajemen limbah. Pendekatan inovatif seperti ini bisa mendorong penciptaan alat dan teknologi baru dalam upaya produksi yang lebih bersih dan efisien, serta mengurangi ketergantungan pada impor logam.
Metode entrapment partikel yang dibantu geser (SHAPE) adalah teknik inovatif untuk memulihkan logam dari campuran poweder terkontaminasi. Metode ini mengandalkan pemisahan partikel melalui pencampuran dalam suspensi cair dan penggunaan mesin pemutar untuk memisahkan logam individu. Pentingnya metode ini terletak pada kemampuannya untuk mengurangi limbah produksinya, yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dalam industri.
Di Indonesia, dengan meningkatnya fokus pada keberlanjutan dan pengurangan limbah, pendekatan ini bisa menjadi pendorong untuk memajukan industri logam lokal dan pengolahan material. Meningkatnya efisiensi dalam pemulihan logam dapat menjaga harga logam tetap stabil dan tersedia, berpotensi membuat hidup para pekerja muda di industri ini lebih sejahtera di masa depan.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 26 Okt 2026, 21.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)