TLDR
Kerentanan PHP dapat memungkinkan penyerang mengakses dan mengendalikan server tanpa otentikasi. AI telah mempermudah eksploitasi kerentanan yang sebelumnya sulit dijangkau oleh peneliti manusia. Pengguna dan pemilik situs web harus segera memeriksa versi PHP dan mengupdate untuk mencegah potensi serangan. Pomodo.id - Dua kerentanan kritis telah terungkap dalam bahasa pemrograman PHP yang menjadi tulang punggung hampir 70% dari semua situs web di internet, termasuk situs-situs populer seperti Wikipedia dan platform pengelola konten WordPress. Kerentanan ini, yang dinilai memiliki tingkat keparahan 9,2 dari 10, memungkinkan peretas untuk mengambil alih situs dengan memanfaatkan kelemahan dalam sistem. Dalam penemuan terbaru, model AI seperti yang digunakan oleh OpenAI dan perusahaan keamanan siber Wiz berkontribusi untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi celah tersebut yang selama ini tersembunyi dalam kode PHP.Sejak PHP versi 5 yang dirilis pada tahun 2004, celah keamanan ini telah ada, tetapi sulit untuk dimanfaatkan. Namun, dengan adanya kemajuan dalam teknologi AI, eksploitasi kerentanan ini kini menjadi lebih mudah. Beberapa situs dan aplikasi, termasuk Pokémon Home, telah ditangguhkan sementara untuk menghindari potensi penyerangan, mengikuti saran dari lembaga keamanan siber, termasuk NSA yang memperingatkan bahwa organisasi yang tidak dapat segera melakukan patch disarankan untuk menutup sistem mereka sementara waktu. Anjuran ini menunjukkan betapa seriusnya ancaman ini terhadap keamanan internet secara keseluruhan.Meskipun celah ini sudah dikenal sejak lama, usaha kolaboratif antara peneliti keamanan dan pengembang kini menyebabkan adanya patch yang dirilis oleh Pemelihara PHP. Proses perbaikan ini melibatkan Upaya "Patch the Planet" yang diluncurkan oleh OpenAI, dengan hasil penelitian yang mampu memperbaiki potensi serangan sebelum informasi kerentanan tersebut dipublikasikan secara luas. Banyak situs web di seluruh dunia, termasuk yang dioperasikan oleh pemerintah, telah diinstruksikan untuk melakukan pembaruan agar tidak menjadi korban eksploitasi kerentanan ini.
PHP adalah bahasa pemrograman server-side yang sangat populer, digunakan untuk membangun hampir 70% dari semua situs web di dunia, termasuk WordPress yang sangat terkenal. Hal ini menjadikan PHP sebagai target menarik bagi para peretas. Sering kali, kerentanan dalam PHP dapat memungkinkan akses tidak sah ke server atau sistem basis data yang mendasarinya, sehingga memahami dan menggunakan versi terbaru dari PHP sangat penting untuk keamanan situs web.
Kemunculan dua kerentanan ini menjadi peringatan bagi semua pengguna internet, terutama bagi mereka yang terlibat dalam pengembangan situs web. Bagi mahasiswa, fresh graduate, dan pekerja muda di Indonesia yang memiliki minat di bidang teknologi dan pengembangan, penting untuk menyadari risiko yang mengancam di balik penggunaan teknologi yang tampaknya sepele ini. Selama ini, risiko dalam pemrograman seperti PHP belum banyak dibahas, tetapi dengan banyaknya situs yang bergantung pada PHP, pengetahuan tentang keamanan siber harus menjadi bagian dari pendidikan mereka.Menghadapi ancaman di dunia digital yang semakin kompleks, generasi muda Indonesia perlu meningkatkan keterampilan di bidang teknologi informasi dan keamanan siber. Ada peluang karir yang menjanjikan dalam bidang ini, seperti menjadi analis keamanan siber atau pengembang perangkat lunak yang terampil dalam menerapkan standar keamanan. Ini bukan hanya tentang perlindungan data tetapi juga tentang membangun masa depan yang lebih aman dan terlindungi bagi pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang semakin bergantung pada teknologi digital untuk kehidupan sehari-hari.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 22 Okt 2026, 04.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)