TLDR
Endurance Energy berhasil mengoperasikan pabrik geotermal di dasar laut untuk pertama kalinya. Sistem yang diuji dapat menghasilkan lebih banyak daya daripada yang digunakannya, meskipun masih dalam tahap percobaan. Jika berhasil dikomersialisasikan, teknologi ini dapat menyediakan listrik bersih yang berkelanjutan tanpa tergantung pada cuaca. Pomodo.id - Endurance Energy telah mencatatkan sejarah dengan berhasil mengoperasikan pembangkit listrik geothermal bawah laut pertama di dunia. Perusahaan energi yang berbasis di Seattle ini berhasil menunjukkan operasi end-to-end dari pembangkit geothermal yang terletak di dasar laut, mulai dari pengeboran hingga pembangkitan listrik, dalam waktu kurang dari tiga minggu. Dalam ujian terakhir yang berlangsung pada tanggal 27 September, mereka berhasil menghasilkan energi bersih sebesar 2 kilowatt selama hampir 9 detik dari satu sumur, menunjukkan bahwa sistem ini tidak hanya beroperasi tapi juga menghasilkan listrik lebih dari yang diperlukan untuk menjalankannya.Proses yang dilakukan oleh Endurance Energy dimulai dengan pengeboran sebuah sumur ke dasar laut pada gunung berapi aktif. Mereka tidak hanya memasang dan mengoperasikan pembangkit di bawah laut, tetapi juga dapat memantau kondisi sistem serta mengendalikan pembangkit tersebut dari lokasi di daratan. Dengan kemampuan ini, Endurance Energy dapat melakukan operasi tanpa harus berada di bawah air, yang menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengembangan teknologi geothermal laut. Perusahaan ini didirikan pada Januari 2025 dan mengalami kemajuan yang pesat dalam waktu singkat.Namun, meskipun keberhasilan ini merupakan langkah maju yang signifikan, ada berbagai tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan lebih lanjut. Sebagai contoh, meskipun sistem ini telah terbukti berfungsi, belum ada data cukup tentang bagaimana performanya dalam jangka waktu yang lebih lama atau di berbagai kondisi lingkungan. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperbaiki sistem dan memastikan efisiensinya sebelum dapat diimplementasikan dalam skala besar.Bagi kaum muda di Indonesia, pengembangan teknologi geothermal bawah laut ini memiliki beberapa implikasi penting. Dengan meningkatnya minat dan investasi dalam teknologi energi terbarukan, terdapat peluang baru untuk karir di bidang energi hijau. Ini mencakup posisi di bidang rekayasa, penelitian, dan pengelolaan proyek-proyek energi yang inovatif. Indonesia, yang kaya akan sumber daya geothermal, dapat mengambil inspirasi dari percobaan Endurance Energy dan mengeksplorasi potensi serupa untuk proyek-proyek energi terbarukan lokal. Selain itu, jika Indonesia mengikuti jejak ini, terdapat kemungkinan untuk menghasilkan energi bersih yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
Energi geothermal adalah energi yang dihasilkan dari panas di dalam bumi. Dalam konteks ini, produk energi listrik dari geotermal dapat dihasilkan dengan melakukan pengeboran ke dalam reservoir geothermal yang terletak di bawah permukaan laut. Salah satu keuntungannya adalah berkelanjutan dan ramah lingkungan dibanding sumber energi konvensional yang mengeluarkan emisi karbon. Banyak orang percaya bahwa energi geothermal tidak dapat dimanfaatkan dari lokasi bawah laut, namun percobaan ini menegaskan bahwa peluang tersebut ada dan bisa menjadi solusi untuk kebutuhan energi di masa depan.
Keberhasilan Endurance Energy tidak hanya memberikan landasan baru dalam teknologi energi terbarukan, tetapi juga membuka peluang bagi para profesional muda di Indonesia untuk berkontribusi dalam sektor energi yang semakin relevan dan diperlukan. Dengan pemahaman yang lebih dalam mengenai sistem ini, generasi mendatang dapat belajar untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada secara berkelanjutan. Hal ini berpotensi menjadi langkah awal bagi sebuah revolusi energi di Indonesia di masa depan, serupa dengan yang dimiliki berbagai negara maju yang telah menerapkan solusi energi terbarukan dengan sukses.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 20 Okt 2026, 22.06 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)