TLDR
Pelatihan formulasi parfum berbasis kemenyan membantu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Kemenyan memiliki potensi pasar internasional yang besar sebagai produk alami. Program ini membuka peluang bagi generasi muda untuk berwirausaha dan mendukung perekonomian lokal. Pomodo.id - BRIN telah melaksanakan pelatihan formulasi parfum aromaterapi yang berbasis pada kemenyan, berfokus pada pengembangan produk berbahan baku lokal. Hal ini bertujuan untuk mendukung hilirisasi produk alami di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta industri, dengan menyiapkan peserta untuk memanfaatkan sumber daya alam yang ada secara berkelanjutan.Pada pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai proses pembuatan parfum dari kemenyan. Kemenyan, atau gum resin yang dihasilkan oleh beberapa jenis pohon, memiliki nilai jual tinggi di pasaran internasional. Keikutsertaan peserta dalam program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menciptakan produk yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga berpotensi menembus pasar internasional. Ini penting karena bahan alami seperti kemenyan memiliki permintaan yang terus meningkat, menciptakan peluang bisnis baru bagi UMKM.Namun, tantangan tetap ada dalam proses hilirisasi ini. Meskipun kemenyan memiliki nilai produk yang tinggi, akses terhadap bahan baku dan pelatihan yang tepat untuk pengolahan masih menjadi hambatan bagi banyak pelaku UMKM di Indonesia. Dalam beberapa kasus, perhatian terhadap kualitas produk dan pemasaran yang efektif tidak selalu menjadi prioritas, yang berpotensi mengurangi daya saing produk di pasar yang lebih luas.Pengembangan produk aromaterapi berbasis kemenyan ini membuka berbagai peluang untuk generasi muda di Indonesia. Dengan meningkatnya minat terhadap produk alami dan ramah lingkungan, keterampilan dalam formulasi parfum dapat menjadi aset berharga bagi karir mereka dan membuka peluang usaha baru. Program seperti ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal. Dengan dukungan teknologi dan akses pasar yang lebih baik, pelaku usaha muda diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan pendapatan mereka.
Kemenyan adalah resin yang dihasilkan dari pohon tertentu dan dikenal dengan aroma khasnya yang digunakan dalam parfum dan produk aromaterapi. Kemenyan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dan permintaan globalnya terus meningkat, menjadikannya peluang usaha yang menjanjikan. Banyak orang beranggapan bahwa kemenyan hanya digunakan dalam konteks spiritual dan keagamaan, namun sebenarnya kemenyan juga dapat diolah menjadi berbagai produk yang dapat dipasarkan secara komersial.
Keberadaan program pelatihan ini mencerminkan komitmen BRIN dalam menjawab tantangan yang dihadapi oleh sektor UMKM, apalagi di era di mana konsumen semakin sadar akan pentingnya keberlanjutan. Melalui pengembangan keterampilan dalam bidang formulasi produk, generasi muda bukan hanya mampu menciptakan lapangan kerja untuk diri mereka sendiri, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian nasional. Dengan langkah-langkah yang tepat, Indonesia dapat memposisikan dirinya sebagai pemain kunci dalam pasar produk berbasis alami di tingkat global, sehingga semakin memperkuat daya saing bangsa.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 12 Okt 2026, 11.50 WIB
Sumber: [BRIN (brin.go.id) ↗](https://brin.go.id)
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)