TLDR
Nscale berhasil mengamankan pendanaan $3,36 miliar untuk IPO yang akan datang. Pendanaan ini akan digunakan untuk membangun pusat data AI di berbagai lokasi, termasuk Norwegia dan West Virginia. Nscale diperkirakan akan memiliki valuasi $35 miliar saat IPO dan telah mengumpulkan kontrak senilai $103 miliar. Pomodo.id - Nscale, sebuah perusahaan neocloud asal Inggris, baru saja mengumpulkan dana sebesar $3,36 miliar untuk membangun pusat data AI menjelang penawaran umum perdana (IPO) mereka yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Pendanaan ini dikumpulkan dalam bentuk catatan konversi yang menyoroti besarnya kebutuhan modal untuk membangun pusat data AI yang turut meningkatkan kemampuan komputasi. Dari total pendanaan tersebut, $2,36 miliar segera tersedia untuk perusahaan, sedangkan $1 miliar lainnya berasal dari investor yang sudah ada, Nvidia, yang akan diterima pada pertengahan November. Setelah IPO, catatan ini akan dikonversi menjadi saham perusahaan.Nscale mengajukan dokumen IPO-nya dan diperkirakan akan memiliki nilai sebesar $35 miliar di NYSE. Dalam penawaran umum ini, mereka berencana untuk menghimpun dana sebesar $3 miliar. Sejak spin-off dari perusahaan pertambangan kriptocurrency Australia, Arkon Energy, Nscale telah mendapatkan kontrak senilai lebih dari $103 miliar. Saat ini, mereka sedang mengembangkan beberapa kampus pusat data besar, termasuk di Norwegia dan Virginia Barat.Namun, ada tantangan dalam bisnis Nscale yang patut dicatat. Sebagian besar pendapatan perusahaan sangat tergantung pada dua pelanggan besar, yaitu Microsoft dan Anthropic. Sekitar 85% kontrak yang mereka miliki berasal dari kesepakatan dengan Microsoft senilai $43,8 miliar dan dengan Anthropic senilai $44,6 miliar hingga tahun 2033. Kesepakatan dengan Anthropic, yang merupakan laboratorium AI, memiliki syarat ketat yang harus dipenuhi Nscale, yang membuat situasi ini menjadi lebih berisiko. Hal ini mencerminkan betapa saling bergantungnya industri AI, di mana satu perubahan besar oleh salah satu pemain utama dapat memengaruhi seluruh pasar.
Nscale adalah perusahaan neocloud yang fokus pada penyediaan layanan komputasi untuk kebutuhan AI. Mereka menawarkan pusat data yang dirancang untuk memenuhi permintaan besar di bidang kecerdasan buatan. Hal penting yang harus dipahami adalah bahwa meskipun Nscale mengumpulkan dana besar, hampir semua pendapatannya bergantung pada dua klien utama, yaitu Microsoft dan Anthropic. Ketergantungan ini seharusnya dicermati oleh para investor dan karyawan, karena kinerja keuangan mereka sangat dipengaruhi oleh keputusan dua perusahaan besar ini.
Perkembangan ini membawa dampak signifikan bagi generasi muda Indonesia. Bagi para mahasiswa dan lulusan baru yang tertarik di sektor teknologi, keberadaan perusahaan seperti Nscale menunjukkan adanya peluang besar dalam pengembangan pusat data dan teknologi AI. Dengan pertumbuhan pesat di bidang teknologi informasi, keterampilan dalam kecerdasan buatan dan manajemen data menjadi sangat relevan. Para pekerja muda yang memiliki latar belakang di IT dan kemampuan dalam pemrograman atau pengelolaan data akan semakin dicari oleh perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di sektor ini.Sebagai tambahan, meskipun Nscale adalah perusahaan yang berbasis di luar negeri, keberadaan mereka di pasar internasional dapat memberikan inspirasi bagi perkembangan industri teknologi di Indonesia. Hal ini membuka kemungkinan bagi Indonesia untuk menjadi basis pengembangan pusat data serupa, yang dapat menguntungkan ekonomi lokal. Dengan jumlah pendanaan yang besar, perkembangan Nscale tidak hanya akan memengaruhi pasar saham, tetapi juga membuka peluang kerja di sektor digital dan teknologi baru di dalam negeri.