TLDR
Proyek Fanshi adalah proyek angin lepas pantai pertama di China yang menggunakan turbin 18-MW, meningkatkan kapasitas produksi listrik. Proyek ini dapat mengurangi emisi karbon dioksida sebanyak 5,1 juta ton dan menyuplai 6,6 miliar kWh listrik bersih setiap tahunnya. China terus memperluas kapasitas energi angin, dengan 78% dari kapasitas angin lepas pantai baru di dunia pada tahun 2025 berasal dari negara tersebut. Pomodo.id - China baru saja meluncurkan proyek pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai terbesar yang dibangun di sekitar turbin berkapasitas 18 megawatt (MW). Proyek ini, yang dikenal sebagai proyek listrik angin Fanshi, terletak di lepas pantai Yangjiang, Provinsi Guangdong, dan dirancang untuk menyuplai listrik ke daerah Greater Bay Area Guangdong-Hong Kong-Macao. Pengoperasian proyek ini menandai langkah signifikan dalam upaya China untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik lepas pantai.Proyek Fanshi terdiri dari 131 turbin angin, di mana 33 di antaranya adalah turbin ultra-besar kelas 18 MW. Turbin-turbin ini diletakkan sekitar 80 kilometer dari pantai dan dikenal sebagai kluster besar turbin angin lepas pantai dengan kapasitas satuan tertinggi di dunia. Setiap turbin memiliki diameter rotor sebesar 292 meter, mencakup area sekitar 66.000 meter persegi. Untuk memberikan gambaran, ini setara dengan sembilan lapangan sepak bola. Kapasitas besar ini memungkinkan setiap turbin menghasilkan sejumlah besar listrik hanya dari satu posisi lepas pantai.Dengan kondisi beban penuh, satu putaran rotor turbin 18 MW dapat menghasilkan sekitar 43 kilowatt-jam (kWh). Angka ini menunjukkan efisiensi luar biasa dari turbin lepas pantai yang baru ini. Proyek ini tidak hanya meningkatkan kapasitas energi yang dihasilkan, tetapi juga mengurangi kebutuhan akan banyak posisi turbin di lokasi lepas pantai yang sama, menjadikannya lebih efisien dan ramah lingkungan.Namun, meskipun ada kemajuan yang signifikan, terdapat tantangan dalam adopsi teknologi berkapasitas tinggi ini. Pengembang perlu memastikan infrastruktur yang mendukung dan pelatihan untuk tenaga kerja terampil yang mampu mengoperasikan dan memelihara turbin berkapasitas besar. Keterbatasan sumber daya manusia yang terampil di bidang ini dapat memperlambat proses pengembangan lebih lanjut, baik di China maupun di negara lain yang ingin menerapkan teknologi serupa, termasuk Indonesia di masa mendatang.
Turbin angin berkapasitas 18 MW adalah salah satu inovasi terbaru di bidang energi terbarukan. Kapasitas ini berarti setiap turbin dapat memproduksi sejumlah besar energi dengan jumlah posisi yang lebih sedikit dibandingkan dengan turbin berkapasitas lebih rendah. Ini adalah langkah penting menuju pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil dan penurunan emisi karbon dioksida. Sebuah kesalahpahaman umum adalah bahwa turbin yang lebih besar otomatis lebih mahal dan lebih sulit untuk dipasang. Namun, sebenarnya, efisiensi yang lebih tinggi dari jumlah energi yang dihasilkan dapat mengimbangi biaya awal yang lebih tinggi dengan sangat cepat.
Bagi generasi muda di Indonesia, perkembangan ini berarti peluang baru dalam industri energi terbarukan. Dengan bertambahnya proyek energi bersih seperti ini dan adopsi teknologi baru, peluang kerja di bidang seperti teknik, pemeliharaan, dan manajemen energi akan semakin meningkat. Pemerintah Indonesia sendiri telah menginisiasi beberapa proyek energi terbarukan, memberikan sinyal positif bagi mereka yang ingin membangun karir di sektor ini. Jika konsep turbin angin berkapasitas tinggi ini diimplementasikan di Indonesia, dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan energi bersih di dalam negeri.Di masa depan, dengan semakin banyaknya negara yang mengalihkan fokus ke energi terbarukan untuk mencapai target zero-emission, pemahaman dan keterampilan di bidang energi terbarukan adalah investasi berharga. Turbin angin 18 MW dan proyek seperti yang ada di China bisa menjadi model yang perlu dikaji dan diadaptasi sesuai konteks Indonesia untuk memaksimalkan potensi energi bersih dan menjawab tantangan perubahan iklim yang sangat penting saat ini.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 25 Sep 2026, 20.15 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)