TLDR
KEPCO E&C mengembangkan reaktor kecil BANDI untuk penggunaan energi bersih pada kapal terapung dan area terpencil. Reaktor BANDI dirancang untuk beroperasi selama 60 tahun tanpa perombakan struktural besar. Desain reaktor ini mengedepankan efisiensi dan keamanan dengan menggunakan sistem pendinginan pasif dan penghalang radiasi yang efektif. Pomodo.id - Pengembangan reaktor nuklir modular kecil oleh KEPCO E&C bertujuan untuk menyediakan sumber energi yang bersih dan berkelanjutan bagi kapal dan pulau-pulau terpencil. Proyek ini menargetkan penggunaan reaktor BANDI yang memiliki kapasitas thermal sebesar 200 MW dan dapat menghasilkan 60 MW listrik. Sistem ini dirancang untuk memberikan pasokan energi yang diperlukan untuk keperluan listrik dan pemanasan tanpa emisi gas rumah kaca. Selain itu, satu module reaktor dapat memasok energi untuk sekitar 150.000 rumah, yang sangat signifikan bagi daerah-daerah yang sulit dijangkau seperti kota kecil, pulau-pegunungan, dan daerah gurun.KEPCO E&C sedang mempersiapkan rencana teknis awal dan berencana mengajukan permohonan pendanaan kepada pemerintah pada awal tahun 2027. Jika proposal ini disetujui, pengembangan rekayasa penuh dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2029. Reaktor BANDI dirancang untuk dapat beroperasi tanpa perbaikan besar selama 60 tahun, sehingga menawarkan ketahanan yang tinggi bagi penggunaannya di lokasi-lokasi terpencil. Desain sistem pendingin reaktor menggunakan konfigurasi blok yang menghubungkan langsung antara wadah reaktor dan generator uap, yang memungkinkan efisiensi baik dalam desain maupun operasional.
BANDI adalah reaktor nuklir kecil yang dirancang oleh KEPCO E&C, dengan tujuan untuk memberikan tenaga bersih dalam skala kecil. Keunggulan reaktor ini terletak pada kemampuannya untuk beroperasi selama 60 tahun tanpa perlu perawatan besar, memberikan kepastian pasokan energi bagi daerah-daerah yang tidak terjangkau sumber listrik konvensional. Penyesuaian komponen dari reaktor besar ke ukuran yang lebih kecil memungkinkan teknologi ini untuk lebih mudah diimplementasikan di kapal dan pulau-pulau terpencil, menjadikannya solusi inovatif untuk tantangan energi di masa depan.
Namun, terdapat tantangan yang harus dihadapi. Meskipun reaktor ini menawarkan solusi untuk pasokan energi bersih, perluasan penggunaannya bergantung pada persetujuan pemerintah serta kesiapan infrastruktur yang ada di lokasi-lokasi terpencil. Selain itu, adaptasi dari teknologi yang telah ada harus disertai dengan studi kelayakan yang matang agar semuanya dapat berfungsi dengan baik dalam konteks maritim dan lingkungan ekstrem.Implikasi dari pengembangan reaktor BANDI bukan hanya memberikan solusi energi bersih, tetapi juga bisa memberikan dampak besar terhadap ekonomi dan pengembangan infrastruktur di daerah terpencil. Dengan potensi pasokan energi untuk ratusan ribu rumah, inisiatif ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah yang sebelumnya tidak memiliki akses listrik. Selain itu, pengembangan teknologi semacam ini dapat memberikan peluang bagi perusahaan-perusahaan lokal dalam sektor energi dan menyediakan pekerjaan baru, yang dapat membantu menggerakkan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.Ke depannya, pengembangan reaktor BANDI mencerminkan kemajuan dalam inovasi energi, mendukung suatu kepentingan global untuk bertransisi menuju sumber energi yang lebih bersih. Ini menandakan langkah maju dalam komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia—termasuk Indonesia—terlepas dari tantangan yang ada dalam implementasinya.---
Diterbitkan oleh Pomodo · Redaksi Pomodo
Terbit: 5 Agu 2026, 23.07 WIB
Ditulis dengan bantuan AI dan diperiksa akurasinya terhadap sumber.
Menemukan kesalahan? Hubungi redaksi → [pomodo.id/contact](https://pomodo.id/contact)