TLDR
X-energy berinvestasi hingga $8 juta untuk meningkatkan produksi grafit NBG-18 yang penting untuk reaktor Xe-100. SGL Carbon akan menggandakan kapasitas produksinya di Eropa dan memperluas kapasitas di AS. Ekspansi rantai pasokan grafit akan mendukung proyek reaktor komersial pertama X-energy dan proyek-proyek mendatang. Pomodo.id - X-energy, sebuah perusahaan nuklir canggih yang berbasis di Maryland, Amerika Serikat, telah berinvestasi hingga $8 juta (sekitar Rp 120 miliar) untuk memperluas suplai grafit khusus yang digunakan dalam reaktor Xe-100. Investasi ini diarahkan untuk meningkatkan produksi grafit yang akan mendukung bahan baku untuk delapan reaktor per tahun. Sebagian besar dana investasi akan digunakan untuk SGL Carbon, produsen grafit berkualitas nuklir yang dikenal dengan produk NBG-18. Grafit ini akan digunakan dalam inti pebble-bed Xe-100 yang dirancang untuk memberikan sumber energi yang aman dan aman. Di bawah kesepakatan ini, SGL Carbon akan meningkatkan fasilitasnya di Chedde, Prancis, untuk melipatgandakan kapasitas produksinya di Eropa hingga tahun 2030. Selain itu, SGL juga akan meningkatkan kapasitasnya di AS untuk memproduksi komponen reaktor dari grafit tersebut.NBG-18 bukan hanya berfungsi sebagai bahan struktural, tetapi juga bertindak sebagai moderator neutron, yang sangat penting untuk desain dan produksi reaktor. Produksi bilah NBG-18 telah dimulai di Prancis di bawah kontrak sebesar lebih dari $100 juta selama tiga tahun, dengan pengiriman awal dilakukan ke fasilitas SGL di Amerika Serikat untuk diproses lebih lanjut. Tahun ini, X-energy juga telah memulai pengujian dan validasi non-nuklir terhadap material tersebut di pusat peningkatan teknologi mereka yang berada di Freeland.Namun, tantangan masih ada. X-energy menghadapi kebutuhan yang semakin kuat akan suply material yang kritis untuk proyek nuklir canggih, seiring dengan tekad perusahaan untuk bergerak menuju produksi skala komersial. Dalam kondisi saat ini, cadangan material khusus dan aman menjadi semakin penting, terutama dengan pipeline energi X-energy kini telah melebihi kapasitas 11 GW, menuntut kestabilan yang lebih besar untuk rantai pasokan.
NBG-18 adalah jenis grafit berkualitas nuklir yang berfungsi ganda sebagai moderator neutron dan komponen struktural dalam reaktor Xe-100. Penting untuk diingat bahwa NBG-18 tidak hanya sekedar grafit biasa; perannya dalam menjaga efisiensi serta keselamatan reaktor menjadikannya kunci dalam desain reaktor canggih ini. Artikel seringkali menggambarkan semua grafit sebagai setara, padahal NBG-18 memiliki spesifikasi unik yang membuatnya sangat diperlukan dalam aplikasi nuklir.
Ke depan, upaya ekspansi ini dari X-energy dan SGL Carbon menunjukkan bahwa perkembangan dalam dunia energi nuklir tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi energi bersih tetapi juga memperkuat keamanan material di industri. Hal ini menciptakan peluang terbuka dalam teknologi energi canggih yang dapat berkontribusi pada transisi energi berkelanjutan global. Dengan peningkatan kapasitas produksi dan permintaan yang meningkat untuk solusi energi yang aman dan bersih, Indonesia harus memperhatikan perkembangan ini, karena memperkuat keamanan energi di seluruh dunia juga berdampak pada keamanan nasional [negara].