TLDR
Model AI dari Anthropic berhasil menemukan serangan yang mengurangi kekuatan kunci HAWK secara signifikan. Serangan ini menunjukkan bahwa potensi ancaman terhadap skema tanda tangan digital meningkat seiring dengan kemajuan dalam kriptografi dan komputasi. Zcash telah melakukan peningkatan untuk meningkatkan ketahanan terhadap ancaman komputasi kuantum, menunjukkan pentingnya adaptasi di dunia kripto. Pomodo.id - AI dari Anthropic telah mengungkapkan bahwa model Claude Mythos Preview telah berhasil menemukan cara baru untuk menyerang skema tanda tangan digital HAWK, yang dapat mengurangi efektivitas kekuatan kunci hingga setengahnya. Penelitian ini dilakukan dalam waktu sekitar 60 jam dengan biaya sekitar $100,000 menggunakan sumber daya komputasi untuk menyerang algoritma yang telah melalui dua tahun peninjauan oleh para ahli. Skema tanda tangan digital seperti HAWK mendukung keberhasilan transaksi online, termasuk dalam perbankan dan pembayaran web. Penggunaan tanda tangan digital diperlukan untuk membuktikan bahwa pesan atau set data berasal dari pemegang kunci digital tertentu yang terkait dengan pesan tersebut.Claude Mythos Preview tidak hanya berfokus pada HAWK-256, tetapi juga menunjukkan hasil yang menggembirakan dalam meningkatkan kecepatan serangan pada Advanced Encryption Standard (AES-128), dengan kecepatan serangan mencapai antara 200 hingga 800 kali lebih cepat. Namun, hasil penelitian ini hanya mempengaruhi parameter HAWK-256 yang lebih kecil, dan tidak berdampak pada sistem produksi yang saat ini digunakan. HAWK terus dipertimbangkan sebagai kandidat dalam proses standardisasi post-kuantum yang dipimpin oleh National Institute of Standards and Technology (NIST).Satu hal yang penting dicatat adalah bahwa meskipun HAWK merupakan inovasi yang menjanjikan, serangan yang diungkapkan oleh Claude Mythos tidak memperngaruhi Bitcoin atau Ether saat ini. Kedua cryptocurrency ini menggunakan tanda tangan kurva eliptik dan tidak menjadi sasaran serangan. HAWK tidak termasuk dalam skema yang akan dipindahkan oleh Bitcoin, yang beralih ke alamat yang tahan kuantum melalui proposal bernama BIP-360 yang telah mencakup beberapa algoritma yang sudah distandarisasi oleh NIST.
HAWK adalah skema tanda tangan digital yang berbasis lattices dan merupakan kandidat dalam proses standardisasi post-kuantum oleh NIST. Skema ini penting karena dapat menyediakan keamanan yang lebih baik terhadap ancaman komputer kuantum dibandingkan dengan algoritma yang ada saat ini. Ada kesalahpahaman umum yang menyatakan bahwa semua skema tanda tangan digital saat ini dapat dengan aman digunakan di masa depan; sebenarnya, kecepatan dan kemampuan komputer kuantum dapat merusak banyak algoritma kunci saat ini, menjadikan HAWK dan protokol serupa sebagai alternatif penting.
Meskipun temuan ini menciptakan kemungkinan untuk pengembangan lebih lanjut dalam keamanan digital, ada keterbatasan yang tak terhindarkan yang harus dihadapi. Pengetahuan dan pemahaman mengenai serangan ini masih baru, dan perlu digalakkan lebih jauh sebelum dapat diimplementasikan secara publik. HAWK belum diterapkan di mana pun dan masih dalam proses evaluasi. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada kemajuan, masyarakat masih harus menunggu sampai skema ini terbukti aman dalam penerapan nyata.Berdasarkan perkembangan ini, penting untuk terus memantau evolusi dalam keamanan skema tanda tangan digital, terutama yang berkaitan dengan ancaman komputer kuantum. Hal ini bukan hanya penting bagi industri teknologi tetapi juga bagi penggunaan luas dalam sistem keuangan global. Mengingat bahwa kita berada di ambang tujuan quantan yang semakin mendekat, adopsi solusi yang aman seperti HAWK diharapkan dapat dilakukan sebelum terlambat, menjaga integritas sistem digital yang semakin penting bagi kehidupan sehari-hari kita.