TLDR
Bulan purnama Buck Moon akan terlihat pada 29 Juli, memberikan kesempatan terbaik untuk mengamatinya saat terbit. Dua minggu setelah Buck Moon, akan terjadi gerhana matahari total pada 12 Agustus, yang dapat dilihat dari beberapa lokasi di Amerika Utara. Gerhana bulan berikutnya setelah Buck Moon adalah bulan sturgeon pada 27 Agustus, yang akan menyebabkan gerhana lunar parsial. Pomodo.id - Fenomena Buck Moon akan muncul pada malam ini, 29 Juli 2026, dengan iluminasi purnama yang kedua di musim panas belahan bumi utara dan menjadi bulan purnama kedelapan di tahun ini. Peristiwa ini dikenal sebagai Buck Moon, dinamai berdasarkan waktu ketika rusa jantan mulai tumbuh tanduknya. Moment ini juga bertepatan dengan peristiwa luar angkasa yang spektakuler lainnya, yaitu gerhana matahari total yang akan berlangsung dua minggu kemudian pada 12 Agustus, salah satu acara langit terbesar tahun ini. Melihat Buck Moon secara optimal dilakukan saat bulan terbit, di mana posisi terbaik berada di lokasi yang tinggi atau lapangan terbuka dengan pemandangan horison tenggara yang jelas.Buck Moon sering juga disebut dengan nama lain seperti Salmon Moon, Raspberry Moon, atau Thunder Moon. Pada saat bulan purnama ini, fenomena scattering Rayleigh menjelaskan mengapa bulan terlihat oranye saat terletak di dekat horison. Ini terjadi karena cahaya tampak, yang berbentuk radiasi elektromagnetik, menyebar ketika melewati molekul nitrogen dan oksigen di atmosfer Bumi. Dengan demikian, panjang gelombang cahaya yang lebih panjang seperti merah dan oranye lebih mudah menjangkau mata kita saat bulan terbit.Dua minggu setelah Buck Moon, bulan akan memasuki fase baru dan bergerak tepat di depan matahari, menghasilkan gerhana matahari total pada 12 Agustus. Jalur totalitas gerhana ini akan melintasi bagian timur Greenland, barat Islandia, dan utara Spanyol. Selama gerhana ini, bayangan gelap bulan akan menghalangi cahaya matahari dan berlangsung hingga 2 menit 18 detik di pusat jalur totalitas. Peristiwa ini menjanjikan pengalaman yang sangat menarik bagi para pengamat langit.Namun, tidak semua wilayah di sepanjang jalur tersebut akan mengalaminya dengan cara yang sama. Beberapa daerah di Spanyol dan bisa mengalami totalitas yang rendah, sementara kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona hanya akan melihat fasenya secara parsial. Ini menunjukkan bahwa meskipun fenomena ini diharapkan menjadi spektakuler, faktor geografis dapat memengaruhi pengalaman pengamatan.Gerhana ini juga menandai pentingnya astronomi di kalangan masyarakat umum, meningkatkan minat terhadap pengamatan langit dan membuat orang bereksplorasi lebih jauh tentang fenomena alam. Selain itu, Buck Moon akan muncul bersamaan dengan puncak hujan meteor Delta Aquariiid, yang memberikan kesempatan tambahan bagi para pengamat bintang untuk menikmati tampilan pencahayaan yang memukau. Dalam kondisi gelap, fenomena ini mengisyaratkan keberadaan meteor yang dapat terlihat hingga 50 per jam.
Buck Moon adalah istilah yang digunakan untuk menyebut bulan purnama pada bulan Juli, ketika rusa jantan mulai tumbuh tanduknya. Ini merupakan satu dari sejumlah nama yang digunakan untuk bulan purnama, tetapi penting untuk dipahami bahwa fenomena ini merupakan bagian dari siklus astronomis yang signifikan. Banyak orang mengira bahwa bulan purnama tidak memiliki pengaruh khusus, padahal dalam konteks ekologi dan budaya, ia membawa banyak makna, dari waktu pemanenan hingga saat-saat penting dalam kalender pertanian.
Melihat ke depan, peristiwa Buck Moon dan gerhana matahari total ini tidak hanya menambah daya tarik astronomi, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat akan keajaiban alam yang ada di sekitar kita. Bagi para pengamat langit, bulan ini meluncurkan periode yang penuh dengan kegiatan astronomi, dari pengamatan bulan purnama hingga pemandangan hujan meteor yang seiring dengan gerhana. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan astronomi seperti ini mencerminkan rasa ingin tahu dan kecintaan mereka terhadap langit malam.