TLDR
Fenomena El Nino tahun ini dapat dibandingkan dengan kejadian super El Nino 1997-98. Tiongkok menghadapi serangkaian bencana cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan dampak besar di masa depan. Dampak paling parah dari fenomena ini kemungkinan akan terjadi pada tahun 2027. Pomodo.id - El Niño yang terjadi tahun ini diperkirakan akan memberikan dampak besar bagi iklim di China dan seluruh dunia. Bencana cuaca yang telah terjadi, seperti angin topan yang besar, banjir parah, dan suhu tinggi, merupakan indikasi dari adanya fenomena El Niño super yang sedang berkembang. Hu Jiang, kepala peramal El Niño di National Marine Environmental Forecasting Centre, menyatakan bahwa meskipun dampak paling parah dari kejadian ini sering kali terjadi pada tahun berikutnya, gejala yang terlihat saat ini sudah menunjukkan kekuatan destruktif yang ekstrem.Kondisi di lautan tropis sedang dalam keadaan kritis, dimana banyak air hangat yang tidak normal terdeteksi di bawah permukaan, terutama di wilayah Pasifik utara dan selatan serta di Samudera Hindia. Anomali air hangat ini berpotensi untuk berkumpul dan mempercepat perkembangan El Niño di Pasifik ekuatorial. Dalam wawancara, Jiang menggambarkan Pasifik tropis sebagai "panci sup yang mendidih," menunjukkan bagaimana intensitas El Niño tahun ini bisa menyamai fenomena super El Niño yang diakui secara sejarah terjadi pada tahun 1997-1998.Walaupun ada peringatan yang signifikan menghadapi bencana, terdapat juga beberapa ketidakpastian terkait dampak langsungnya pada tahun ini. Misalnya, meskipun badai yang kuat dan berbagai kondisi ekstrem sudah mulai terjadi, banyak ahli berpendapat bahwa efek yang lebih besar mungkin muncul pada tahun 2027. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa siap kita untuk menghadapi potensi kerusakan yang lebih masif, baik di China maupun secara global, di mana banyak negara akan terpengaruh oleh cuaca yang sangat ekstrem sebagai dampak dari perubahan iklim yang terkait dengan El Niño.Prediksi dampak jangka panjang sangat penting untuk dipertimbangkan. Para peneliti memperingatkan bahwa dengan pemanasan global yang terus berlangsung, kejadian seperti El Niño akan menjadi lebih sering dan lebih intens. Dalam konteks ini, sangat mungkin bahwa kerugian ekonomi yang dihasilkan oleh fenomena ini dapat mencapai $10 triliun hingga tahun 2032, mencerminkan tantangan serius bagi negara-negara yang bergantung pada pola cuaca yang stabil untuk pertanian dan infrastruktur.
El Niño adalah fenomena iklim yang ditandai oleh pemanasan suhu permukaan laut di Pasifik tengah dan timur, yang dapat menyebabkan pola cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Ini relevan karena mengubah curah hujan, mengakibatkan banjir di beberapa wilayah dan kekeringan di yang lain. Kesalahpahaman umum adalah bahwa El Niño hanya menyebabkan cuaca buruk; sebenarnya, efeknya dapat bervariasi tergantung pada lokasi dan waktu.
Kestabilan iklim di beberapa wilayah kemungkinan akan terancam, memicu bencana yang lebih sering dan hebat. Dengan kondisi lautan yang tidak biasa dan proyeksi dampak ekonomi yang serius, El Niño super ini menjadi peringatan mendesak bagi kita untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan merespons isu perubahan iklim yang terus berkembang.Artikel ini disintesis dari 1 sumber.