Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Kripto Turun, Bitcoin Kehilangan 1% Meski Saham AS Menguat

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
20 Jul 2026
447 dibaca
3 menit
Pasar Kripto Turun, Bitcoin Kehilangan 1% Meski Saham AS Menguat

TLDR

Pasar crypto sedang mengalami penurunan, dengan Bitcoin dan Ether mencatatkan kerugian kecil.
Indeks ketakutan dan keserakahan menunjukkan kondisi pasar yang sedang ketakutan, dengan RSI mendekati kondisi oversold.
Terjadi perbedaan yang jelas antara pergerakan pasar crypto dan saham, dengan saham AS menunjukkan kenaikan.
Pomodo.id - Pasar kripto mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan Bitcoin (BTC) yang diperdagangkan pada $64,272.97 kehilangan 1% sejak tengah malam UTC. Ether (ETH) menunjukkan kinerja yang sedikit lebih baik, yang hanya menyusut sebesar 0.65%. Sementara itu, beberapa aset berisiko lainnya, seperti futures indeks saham AS, menunjukkan kenaikan; indeks Nasdaq 100 dan S&P 500 masing-masing mencatatkan kenaikan sebesar 0.35% dan 0.20%. Ini semakin memperlebar perbedaan antara pasar kripto dan saham yang telah berlangsung sepanjang tahun ini.Kondisi pasar juga bisa dilihat dari penurunan total kapitalisasi pasar kripto yang menyusut sebesar 1.86%, kini mencapai $2,16 triliun. Penurunan ini tidak hanya terjadi di pasar kripto tetapi juga beberapa pasar saham lainnya. Futures indeks Nasdaq 100 mengalami penurunan sebesar 1.91%, sementara futures S&P 500 slip sebesar 0.96%. Munculnya tren ini disebabkan oleh faktor-faktor makroekonomi global dan ketegangan yang terus meningkat di Timur Tengah. Para analis mengamati bahwa ketidakpastian ini juga memengaruhi pasar teknologi di Amerika Utara dan Asia.
Indeks Ketakutan dan Keserakahan
Indeks Ketakutan dan Keserakahan, yang merupakan indikator sentimen pasar, saat ini berada di angka 34, menunjukkan bahwa pasar berada dalam zona ketakutan yang dalam. Indeks ini mengukur apakah investor merasa optimis atau pesimis mengenai pasar, dan sering digunakan untuk mengidentifikasi titik beli potensial ketika pasar terasa terlalu rendah. Nilai ini menciptakan tekanan psikologis pada perdagangan kripto, yang dapat memperburuk keadaan ketika terjadi penurunan lebih lanjut.
Meskipun ada kenaikan di pasar saham, emas dan indeks dolar juga relatif stabil, dengan emas bertahan di atas $4,000 dan Indeks Dolar (DXY) mengalami sedikit perubahan, menciptakan kekosongan narasi makro yang jelas yang dapat mendukung pasar kripto. Kenaikan ini di pasar saham menunjukkan bahwa adalah mungkin investor beralih dari kripto ke aset yang lebih tradisional ketika kekhawatiran global meningkat. Saat ini, kebijakan moneter dan situasi ketegangan yang terus berkembang membuat rangkaian ketidakpastian di pasar.Ke depan, pasar kripto menghadapi tantangan signifikan. Dengan RSI (Indeks Kekuatan Relatif) rata-rata yang menurun menjadi 44.07, mendekati kondisi oversold yang mengindikasikan potensi titik balik. Investor mungkin perlu memonitor situasi secara ketat, mengingat ada kemungkinan pergerakan cepat mengingat sifat volatilitas yang ada di pasar kripto. Data saat ini menunjukkan bahwa penurunan sentimen dalam kripto dapat berlanjut, dan sensitif terhadap reaksi pasar secara keseluruhan.Secara keseluruhan, dinamika antara crypto dan pasar saham menunjukkan bahwa meskipun ada beberapa kekuatan pendorong di saham, Bitcoin dan aset digital lainnya tetap tertekan karena faktor global dan kekhawatiran pasar lebih besar. Investor mungkin perlu bersiap untuk fluktuasi lebih lanjut sebelum menemukan titik stabilitas.Artikel ini disintesis dari 2 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.