TLDR
Mizuho menurunkan peringkat saham Circle karena kekhawatiran terhadap model bisnis OpenUSD. Supply USDC mengalami penurunan signifikan, menimbulkan tekanan pada pendapatan Circle. Model bisnis OpenUSD dapat mempengaruhi kesepakatan pendapatan Circle dengan mitranya, seperti Coinbase. Ancaman OpenUSD: Mizuho Turunkan Rating Saham Circle karena Persaingan StablecoinPersaingan di dunia cryptocurrency semakin memanas dengan kemunculan OpenUSD, yang kini menjadi ancaman nyata bagi Circle, penerbit stablecoin USDC. Mizuho Financial Group, salah satu bank terbesar di Jepang, telah mengurangi rating saham Circle, yang menunjukkan dampak buruk dari kompetisi terhadap performa finansial perusahaan tersebut.Circle mengalami penurunan saham yang signifikan, dengan penurunan mencapai lebih dari 17% setelah peluncuran OpenUSD. Hal ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Circle di tengah dinamisnya pasar stablecoin. Persaingan baru ini muncul di pasar yang tengah berkembang pesat – yang diperkirakan akan mencapai nilai total $4 triliun pada tahun 2030, meningkat dari saat ini yang diperkirakan lebih dari $300 miliar. OpenUSD, didukung oleh lebih dari 140 perusahaan termasuk Stripe, Mastercard, dan Coinbase, bertujuan memberikan alternatif yang efisien dan terjangkau bagi para pelaku usaha, serta memiliki model yang memungkinkan bisnis untuk mencetak dan menukarkan token tanpa biaya transaksi.Namun, situasi ini tidak sepenuhnya mendukung pernyataan bahwa Circle berada dalam posisi yang genting. Meskipun sahamnya turun, Circle masih memegang pangsa pasar yang signifikan dalam industri stablecoin, diperkirakan sekitar 25% dari total sektor yang lebih besar. Dengan demikian, meskipun OpenUSD menawarkan model yang menarik dan efisien, Circle tetap mampu mempertahankan relevansi bagian dari segmen pasar yang lebih luas. Keterlibatan Circle dalam promosi stablecoin dan inovasi keuangan berbasis blockchain tetap menjadi kekuatan.Keberlanjutan model bisnis Circle juga harus diperhatikan. Ada risiko bagi Circle dalam merespon kompetisi baru ini, namun perusahaan tersebut dapat memanfaatkan kemitraan yang kuat dengan bank dan lembaga keuangan, serta komitmen untuk kepatuhan regulasi. Menurut laporan, Circle bahkan telah mengalami lonjakan 5% dalam nilai sahamnya setelah berita positif mengenai regulasi, menunjukkan bahwa berita baik masih mampu meningkatkan kepercayaan investor, meskipun ada tren penurunan saat ini.
OpenUSD adalah stablecoin baru yang diperkenalkan oleh Open Standard, yang bertujuan untuk bersaing dengan stablecoin yang sudah ada seperti USDC. Karakteristik penting dari OpenUSD adalah kemampuannya untuk memungkinkan bisnis mencetak dan menukarkan token tanpa biaya transaksi dan berbagi pendapatan cadangan dengan mitra-partnernya. OpenUSD tidak hanya bersaing dengan Circle, tetapi juga dengan dominasi Tether di pasar stablecoin, yang menunjukkan bahwa persaingan di sektor ini semakin kompleks.
Ke depan, keberadaan OpenUSD dapat memberikan dorongan bagi inovasi lebih lanjut dalam industri stablecoin. Pertumbuhan yang terus berlanjut dalam jumlah pengguna cryptocurrency dan penerimaan stablecoin di pasar keuangan tradisional berpotensi mendefinisikan ulang pasar ini, di mana para penerbit stablecoin harus berinovasi demi mempertahankan pangsa pasar mereka. Jika Circle mampu beradaptasi dan berinovasi seiring dengan kompetisi yang semakin ketat, mereka memiliki peluang untuk tetap menjadi pemain kunci di industri ini.Artikel ini disintesis dari 6 sumber.