Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Omar Yaghi Pimpin Riset AI Ciptakan Material Atasi Krisis Lingkungan

Sains
Iklim dan Lingkungan
News Publisher
04 Jul 2026
1519 dibaca
2 menit
Omar Yaghi Pimpin Riset AI Ciptakan Material Atasi Krisis Lingkungan

TLDR

Omar Yaghi kini memimpin pusat penelitian berbasis AI di Universitas Tsinghua, China.
Timnya akan fokus pada pengembangan material untuk mengatasi tantangan lingkungan seperti kekurangan air dan netralitas karbon.
Yaghi juga berkomitmen untuk melatih ilmuwan muda dalam bidang kimia berbasis AI.
## Omar Yaghi Pimpin Riset AI Ciptakan Material Atasi Krisis LingkunganOmar Yaghi, seorang ilmuwan terkemuka, memimpin penelitian dalam pengembangan material baru yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mengatasi krisis lingkungan. Penemuan ini bertujuan untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan, menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim dan dampak negatif terhadap ekosistem.Penelitian yang dilakukan oleh Yaghi melibatkan sintesis material dengan kemampuan menyerap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer, berpotensi mengurangi konsentrasi gas rumah kaca. Dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan dalam proses desain bahan, para peneliti dapat mempercepat pemilihan dan pengembangan material yang lebih efisien dan ekonomis. Ini sejalan dengan prediksi bahwa adopsi teknologi AI dapat memberikan kontribusi hingga $366 miliar per tahun bagi ekonomi jika infrastruktur dan talenta yang dibutuhkan telah siap.Meskipun kemajuan dalam riset ini menjanjikan, terdapat tantangan yang tidak boleh diabaikan. Salah satu kendala adalah tingkat adopsi AI di Indonesia yang masih tergolong rendah, dengan kurang dari 10% organisasi yang memanfaatkan AI dalam operasi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa infrastruktur dan pemahaman tentang penerapan teknologi canggih seperti AI dan material baru masih terbatas. Selain itu, risiko terhadap kebocoran data dan potensi penyalahgunaan teknologi juga menjadi perhatian dalam pengembangan material berbasis AI.Ke depan, pengembangan material canggih yang dipimpin oleh Yaghi ini dapat memainkan peran penting dalam mitigasi masalah lingkungan global jika garis besarnya dilaksanakan dengan hati-hati. Dengan meningkatnya pergeseran menuju penggunaan material yang lebih ramah lingkungan, diharapkan bahwa penelitian ini dapat mendorong inovasi lebih lanjut dan strategi yang berkelanjutan untuk menghadapi tantangan perubahan iklim. Dalam jangka panjang, keberhasilan penelitian ini bisa menjadi model bagi negara-negara lainnya, termasuk Indonesia, untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam teknologi bersih dan inovatif.Artikel ini disintesis dari 5 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.