Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

CME Gugat CFTC Soal Persetujuan Kontrak Perpetual Futures Kalshi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
22 Jun 2026
200 dibaca
3 menit
CME Gugat CFTC Soal Persetujuan Kontrak Perpetual Futures Kalshi

TLDR

CME Group menggugat CFTC karena persetujuan kontrak berjangka permanen Kalshi dianggap tidak sesuai dengan hukum.
CME berargumen bahwa produk perps seharusnya dikategorikan sebagai swaps dan bukan futures berdasarkan Dodd-Frank.
Kepatuhan dan regulasi produk baru di pasar derivatif menjadi isu penting dengan pertumbuhan cepat produk seperti perps.
# CME Gugat CFTC Soal Persetujuan Kontrak Perpetual Futures KalshiDalam dunia keuangan yang semakin kompleks, satu isu yang memperoleh perhatian besar adalah tuntutan hukum yang diajukan oleh CME Group terhadap CFTC terkait dengan persetujuan produk kontrak perpetual futures oleh Kalshi. Isu ini relevan, karena mempengaruhi bagaimana perdagangan derivatif akan dijalankan di AS dan berpotensi membentuk masa depan pasar cryptocurrency.CME Group, sebuah organisasi penyedia layanan perdagangan derivatif terbesar di dunia, baru-baru ini menyampaikan penilaian bahwa keputusan CFTC untuk menyetujui produk futures yang ditawarkan oleh Kalshi tidak memenuhi ketentuan dalam Dodd-Frank Act, sebuah regulasi penting yang mengatur pasar keuangan di AS. Dodd-Frank Act ditetapkan setelah krisis keuangan 2008 untuk meningkatkan transparansi dan mengurangi risiko di pasar. Dalam konteks ini, Terrence Duffy, CEO CME Group, telah menyatakan bahwa lebih banyak pemahaman tentang aturan tersebut diperlukan sebelum CME mempertimbangkan untuk menawarkan produk serupa.**Penjelasan tentang Kontrak Perpetual Futures dan Regulasi**Kontrak perpetual futures adalah jenis instrumen keuangan yang memungkinkan perdagangan tanpa batasan waktu, berbeda dengan kontrak futures tradisional yang memiliki tanggal kadaluwarsa tertentu. Dalam perdagangan ini, investor dapat membuka posisi dan memegang kontrak tersebut selama yang mereka inginkan, asalkan mereka memenuhi persyaratan margin yang ditentukan. Kelebihan dari kontrak ini adalah bahwa para pedagang dapat mengelola risiko dengan lebih fleksibel, terutama dalam situasi di mana nilai aset bisa berfluktuasi dengan drastis.CFTC, yang merupakan lembaga pemerintah independen di AS yang bertanggung jawab untuk mengatur pasar derivatif, baru-baru ini menyetujui produk perpetual futures yang ditawarkan oleh Kalshi. Namun, keputusan ini menimbulkan ketidakpastian tentang bagaimana alat ini harus diklasifikasi dalam kerangka hukum yang ada. Duffy mengklaim bahwa kontrak perpetual futures, sebagaimana dipahami dalam konteks Dodd-Frank Act, seharusnya diperlakukan sebagai swap (perjanjian yang melibatkan pertukaran pembayaran antara dua pihak) dan bukan futures yang diatur.**Implikasi yang Lebih Besar untuk Pasar Derivatif**Tuntutan CME terhadap CFTC membawa implikasi penting bagi pengaturan pasar derivatif di AS. Keputusan yang diambil oleh CFTC dalam menyetujui produk-produk ini dapat mempengaruhi bagaimana lembaga lain, termasuk investor institusi, beralih ke produk baru di pasar cryptocurrency. Dalam beberapa tahun terakhir, pasar cryptocurrency telah berkembang pesat, dengan nilai bitcoin dan aset digital lainnya mengalami lonjakan harga yang signifikan. Misalnya, harga bitcoin pernah mencapai lebih dari $60,000, dan saat ini banyak investor yang memantau pergerakan harga untuk menentukan strategi investasi yang tepat.Selain itu, adopsi lebih luas dari kontrak perpetual futures juga dapat menambah likuiditas di pasar, memberi investor opsi untuk berinvestasi dengan cara yang lebih mudah. Ini mungkin membuka jalur untuk inovasi tambahan dalam produk keuangan yang dapat dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang dari pasar yang selalu berubah ini. Munculnya platform seperti Kalshi menandakan bahwa pasar derivatif dapat memperluas jangkauannya hingga ke berbagai aset tradisional dan digital.Artikel ini disusun dari 3 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.