Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

XRP Tertekan Di Level Terendah Tiga Bulan Meskipun Ada Sinyal Akumulasi

Finansial
Mata Uang Kripto
News Publisher
01 Jun 2026
293 dibaca
3 menit
XRP Tertekan Di Level Terendah Tiga Bulan Meskipun Ada Sinyal Akumulasi

TLDR

XRP mengalami penurunan signifikan dengan penjualan yang mengalahkan tanda-tanda akumulasi.
Meskipun ada aliran masuk ETF XRP, permintaan belum cukup untuk membalikkan tren penurunan harga.
Level support yang penting adalah $1.31, dan kehilangan level ini dapat memicu penurunan lebih lanjut.
# XRP Tertekan di Level Terendah Tiga Bulan Meskipun Ada Sinyal AkumulasiDi tengah volatilitas yang terjadi di pasar cryptocurrency, XRP telah mengalami penurunan signifikan, menandakan potensi tantangan bagi investor dan trader. Meskipun ada tanda-tanda akumulasi, nilai XRP tertekan di level terendahnya dalam lebih dari tiga bulan.Dalam 24 jam terakhir, XRP mengalami penurunan drastis dari harga $1.3267 menjadi $1.2993, dengan harga terendah yang dicatat berada di $1.2931. Pergerakan harga ini menunjukkan adanya tekanan jual yang kuat di pasar, dengan lebih dari 64 juta XRP diperdagangkan saat harga menembus level support sekitar $1.3150. Selain itu, XRP juga menghadapi lonjakan dalam jumlah wallet baru, dengan 4.300 wallet baru tercipta dalam waktu 24 jam, menandakan adanya minat yang tetap ada meski harga menurun.Mekanisme di belakang pergerakan harga XRP terkait dengan bagaimana sistem blockchain beroperasi. XRP berfungsi sebagai aset digital yang dirancang untuk memfasilitasi pengiriman uang lintas negara dengan cepat dan dengan biaya yang rendah. Protokol yang mendasarinya, yaitu XRP Ledger, memanfaatkan teknologi blockchain untuk membuat transaksi lebih efisien. Setiap transaksi dicatat secara publik di dalam blockchain, menjadikan transaksi lebih transparan dan aman. Namun, saat terjadi tekanan jual, banyak trader memilih untuk menjual aset mereka, menyebabkan harga XRP jatuh.Penurunan harga XRP menjadi masalah yang perlu diperhatikan oleh investor. Ketika Bitcoin, cryptocurrency paling dominan, menunjukkan tekanan terhadap harga XRP, hal ini sering kali memicu perubahan sentimen di antara trader dan investor. Bitcoin dominasi saat ini mendekati 60%, yang berarti lebih banyak investor beralih dari altcoin seperti XRP ke Bitcoin. Ini berdampak negatif pada nilai XRP, meskipun ada akumulasi yang menunjukkan investor dapat melihat peluang membeli pada level yang lebih rendah.Ke depan, tindakan XRP dapat menjadi indikator penting mengenai bagaimana cryptocurrency lainnya akan bergerak di pasar. Jika investor dapat mempertahankan minat mereka dan mengakumulasi lebih banyak XRP di level rendah ini, hal ini bisa menunjukkan potensi pemulihan harga di masa depan. Namun, tekanan dari investor yang menjual untuk menghindari kerugian dapat memperburuk kondisi pasar dalam jangka pendek.Menyimpulkan, pergerakan harga XRP saat ini mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam ekosistem cryptocurrency, yang sangat dipengaruhi oleh reaksi pasar terhadap indikator ekonomi yang lebih besar dan peluncuran produk baru seperti ETF yang terkait dengan XRP. Mengamati dinamika ini penting bagi siapa saja yang berinvestasi di pasar cryptocurrency.Artikel ini disintesis dari 4 sumber.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.